JAMBI,BITNews.id – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat seiring libur panjang dan cuti bersama. Kondisi tersebut berpotensi memicu kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan, khususnya di wilayah perkotaan dan jalur utama.
Menghadapi situasi tersebut, PT Sinar Sentosa Primatama (Honda Sinsen) mengimbau pengendara, terutama pengguna sepeda motor, untuk tetap fokus dan mengutamakan keselamatan selama berkendara. Kurangnya konsentrasi di tengah lalu lintas padat dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
Selain fokus, pengendara juga diingatkan untuk menjaga jarak aman antar kendaraan. Jarak aman diperlukan guna mengantisipasi pengereman mendadak yang kerap terjadi saat arus lalu lintas padat, sehingga memberikan waktu reaksi yang cukup bagi pengendara.
Penggunaan perlengkapan berkendara yang lengkap turut menjadi perhatian. Helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, serta sepatu tertutup dianjurkan digunakan untuk meminimalkan risiko cedera apabila terjadi kecelakaan.
Assistant Manager Marketing Communication Honda Sinsen, Frank Setia, mengatakan keselamatan berkendara harus menjadi prioritas utama, terutama pada periode libur panjang.
“Pada periode Natal dan Tahun Baru, volume kendaraan biasanya meningkat cukup signifikan. Kami mengimbau masyarakat agar tetap fokus, menjaga jarak aman, menggunakan riding gear lengkap, serta merencanakan perjalanan dengan baik. Keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama saat berkendara,” ujar Frank.
Selain kesiapan diri dan kendaraan, Honda Sinsen juga menyarankan pengendara menyiapkan rute alternatif untuk menghindari kemacetan di jalur utama. Perencanaan perjalanan yang matang diharapkan dapat membuat perjalanan lebih aman dan nyaman.
Melalui imbauan tersebut, Honda Sinsen berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara semakin meningkat. Pengendara diingatkan untuk mematuhi peraturan lalu lintas serta menerapkan semangat #Cari_Aman dalam setiap perjalanan, khususnya selama libur Natal dan Tahun Baru 2026. (*)








Discussion about this post