Jasa Raharja Ajak Guru SMA Adhyaksa Jambi Dukung Program PPKL

JAMBI, BITNews.id – Jasa Raharja Jambi telah mengajak para guru di SMA Adhyaksa Jambi untuk mendukung Program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL). Program ini bertujuan untuk mendorong para guru agar secara berkesinambungan menyampaikan pesan-pesan kampanye keselamatan dalam berlalu lintas kepada para pelajar.

Agenda komunikasi Jasa Raharja terkait kampanye keselamatan ini mencakup pesan-pesan seperti “hati-hati di jalan, jangan lupa pakai helm, dan keluarga menunggu di rumah.”

Donny Koesprayitno, Kepala PT Jasa Raharja Jambi, menjelaskan bahwa Jasa Raharja sedang mengimplementasikan program strategis upaya pencegahan kecelakaan dengan fokus pada aspek Socio-Engineering, yang salah satunya adalah Program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL).

Baca Juga :  Ketua DPRD Provinsi Jambi Soroti Distribusi Bahan Pokok ke Luar Daerah

Program ini diluncurkan dengan latar belakang bahwa mayoritas korban kecelakaan lalu lintas adalah pelajar dan mahasiswa.

“Komunikator terbaik yang dapat menjadi agen pelopor keselamatan dalam berlalu lintas dalam menjalankan program PPKL adalah para pengajar atau guru. Mereka diharapkan dapat secara konsisten menyampaikan pesan-pesan keselamatan ini kepada para pelajar, komunitas, dan masyarakat sekitar secara berulang dan berkesinambungan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas,” tutur Donny saat dikonfirmasi, Minggu (24/09/2023).

Baca Juga :  RDP Bersama OJK dan BI, DPRD Provinsi Jambi Dalami Gangguan Sistem Bank Jambi

Dikatakan Donny, Kegiatan komunikasi ini kepada para guru di SMA Adhyaksa Jambi adalah bagian dari serangkaian kunjungan dan agenda yang telah dilakukan oleh Jasa Raharja ke berbagai sekolah dan universitas.

“Kita telah memulai program roadshow ke berbagai sekolah dan universitas, dan di SMA Adhyaksa Jambi, mereka meminta kerjasama para guru untuk menjadi agen pesan pencegahan kecelakaan dengan menyampaikan pesan-pesan penting seperti “hati-hati di jalan, jangan lupa pakai helm, jangan ngebut-ngebutan, dan ingat keluarga di rumah,” jelasnya.

Donny menyimpulkan bahwa tujuan utama dari Program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) adalah agar para guru tetap konsisten dalam membentuk siswanya menjadi pelopor keselamatan lalu lintas dan peduli akan keselamatan berlalu lintas.

Baca Juga :  Letjen TNI Purn Hilman Hadi Pimpin Tim Pemenangan Provinsi Haris-Sani

Dengan demikian, diharapkan dapat menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, terutama di kalangan pelajar. Para pengajar diharapkan dapat menjadi agen pesan keselamatan bagi para pelajar agar mereka selalu berhati-hati di jalan, menggunakan helm saat berkendara sepeda motor, dan tidak melakukan kebut-kebutan. Pesan-pesan ini bertujuan agar mereka selamat kembali ke rumah karena ada keluarga yang menunggu di rumah. (Toy)