TANJABTIM,BITNews.id – Jasa Raharja mengajak para guru SMA N 10 Tanjung Jabung Timur untuk menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas dalam upaya pencegahan kecelakaan. Kampanye keselamatan berlalu lintas kepada para guru ini dipadukan dengan program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL). Komunikasi program ini disampaikan langsung kepada para pengajar oleh perwakilan Jasa Raharja, Penangung Jawab Samsat Muara Sabak, pada hari Rabu, (27/09/2023).
Donny Koesprayitno, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Jambi, menjelaskan bahwa, Jasa Raharja sedang menjalankan program strategis upaya pencegahan kecelakaan dengan fokus pada aspek Socio-Engineering, yaitu program PPKL di sekolah menengah atas atau SMA.
“PPKL adalah program yang saat ini dijalankan oleh Jasa Raharja terkait upaya pencegahan tingginya angka kecelakaan di kalangan pelajar. Program ini berfokus pada aspek Socio-Engineering karena mayoritas korban kecelakaan adalah pelajar dan mahasiswa,” kata Donny.
Menurut Donny, komunikator terbaik yang dapat menjadi agen pelopor keselamatan berlalu lintas dalam program PPKL adalah para pengajar atau guru. Para guru diharapkan dapat secara berulang dan berkesinambungan mengajarkan kepada pelajar, komunitas, dan masyarakat sekitar tentang pentingnya kesadaran berlalu lintas yang tertib.
“Agenda komunikasi ini, yang mengajak kampanyekan keselamatan berlalu lintas kepada para guru SMA N 10 Tanjung Jabung Timur, adalah kelanjutan dari agenda sebelumnya yang dilakukan oleh Jasa Raharja di sekolah dan universitas. Kami berharap para pengajar dapat terus menyampaikan pesan pencegahan kecelakaan kepada para pelajar, seperti ‘hati-hati di jalan, jangan lupa pakai helm, jangan ngebut-ngebutan, dan ingat keluarga di rumah,” tutup Donny.
Jasa Raharja Cabang Jambi mendapat tanggapan positif dari para guru SMA N 10 Tanjung Jabung Timur yang membuka kesempatan bagi Jasa Raharja untuk menyampaikan program PPKL. Para guru juga bersedia untuk mengimplementasikan kampanye keselamatan dengan mengkomunikasikan tiga pesan keselamatan kepada para pelajar.
Program PPKL ini diharapkan dapat menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, terutama di kalangan pelajar, dan para pengajar diharapkan menjadi agen pesan keselamatan yang menyebabkan para pelajar kembali ke rumah dengan selamat. (Toy)
