JAMBI,BITNews.id – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Darul Arifin di RT 17 Kelurahan Pijoan, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (12/5/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai upaya mempererat hubungan antara kepolisian, tokoh agama, dan lembaga pendidikan Islam di Provinsi Jambi.
Kapolda Jambi bersama rombongan disambut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi Dr. KH Umar Yusuf, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Arifin Dr. KH Zainul Arifin, para ustaz dan ustazah, serta ratusan santri dan santriwati.
Turut mendampingi Kapolda Jambi dalam kegiatan itu, antara lain Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol Adi Benny Cahyono, Dirintelkam Kombes Pol Yuli Haryudo, Dirbinmas Kombes Pol Henky Poerwanto, Kabid Humas Kombes Pol Erlan Munaji, Kabid Propam Kombes Pol Darno, Karolog Kombes Pol Tofik Sukendar, serta Kapolres Muaro Jambi AKBP Heri Supriawan.
Dalam sambutannya, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Arifin Dr. KH Zainul Arifin menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolda Jambi beserta jajaran ke lingkungan pesantren.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Jambi dan rombongan yang telah datang ke tempat kami. Semoga silaturahmi ini membawa keberkahan dan mempererat hubungan antara pesantren dan kepolisian,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pondok Pesantren Darul Arifin saat ini memiliki sekitar 1.500 santri dan santriwati yang tidak hanya mendapatkan pendidikan agama, tetapi juga ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Kami tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga ilmu pengetahuan dan teknologi. Beberapa santri kami bahkan telah melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri,” katanya.
Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar menegaskan pentingnya pendidikan disiplin kepada generasi muda dengan pendekatan humanis tanpa kekerasan.
“Kami berharap para pengasuh dan guru dapat mendidik anak-anak dengan disiplin, tetapi bukan dengan cara kekerasan. Disiplin sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda,” ujar Kapolda.
Selain itu, Kapolda juga mengajak para santri memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif dan produktif.
“Kita tidak anti terhadap teknologi. Teknologi harus digunakan untuk hal-hal yang baik dan benar. Kami senang para santri dibekali nilai-nilai agama sehingga diharapkan tumbuh menjadi generasi yang membawa pengaruh positif bagi masyarakat,” lanjutnya.
Ketua MUI Provinsi Jambi Dr. KH Umar Yusuf turut mengingatkan pentingnya menjaga marwah lembaga pendidikan Islam agar tetap menjadi tempat pendidikan yang aman dan penuh keteladanan.
“Kami berharap Pondok Pesantren Darul Arifin terus menjadi lembaga pendidikan yang baik dan tidak terjadi hal-hal yang mencoreng nama baik pesantren maupun dunia pendidikan,” katanya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama, pemberian bantuan tali asih dari Kapolda Jambi kepada pihak pondok pesantren, serta ramah tamah bersama para santri dan pengurus pesantren.
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polda Jambi dalam membangun sinergi dengan tokoh agama dan lembaga pendidikan keagamaan.
“Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan membangun karakter generasi muda. Dibutuhkan kolaborasi bersama tokoh agama dan lembaga pendidikan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Erlan. (*)
