Kasus Dugaan Malpraktik di RS Royal Prima Jambi Terus Berlanjut, Polda Sudah Periksa 4 Saksi

JAMBI, BITNews.id – Kasus dugaan malpraktik yang dilakukan RS Royal Prima Jambi hingga mengakibatkan bayi berusia 16 bulan meninggal dunia, terus berlanjut, saat pihak Tipiter Ditreskrimsus Polda Jambi masih melakukan Penyelidikan dan sudah memeriksa empat orang saksi.

Diketahui sebelumnya, Polda Jambi menerima laporan dari masyarakat pada tanggal 24 Oktober 2023 lalu mengenai tenaga medis atau tenaga kesehatan yang diduga melakukan kealpaan atau kelalaian yang menyebabkan bayi berinisial AR meninggal dunia.

Baca Juga :  Sektor Jasa Keuangan di Provinsi Jambi Per Mei 2024 Tumbuh Positif dan Terjaga

Hal ini disampaikan langsung oleh kasubdit Tipiter Ditreskrimsus Polda Jambi AKBP Reza Khomeini melalui Paur Penum Subbid Penmas Bidhumas Polda Jambi Ipda Alamsyah Amir saat dikonfirmasi awak media di Media Center Polda Jambi, Kamis (7/2).

Alam mengatakan, saat ini Tim Tipiter Ditreskrimsus Polda Jambi masih melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan malapraktik tersebut.

Baca Juga :  Dit Binmas Polda Jambi Hadiri Subling Bersama Gubernur, Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Jaga Keamanan

Selain itu penyidik juga sudah mengirimkan surat ke Konsil Kedokteran Indonesia agar dapat membantu proses penyelidikan.

“Saat ini penyidik masih menunggu rekomendasi dari Konsil Kedokteran Indonesia terkait kasus dugaan malapraktik RS Royal Prima Jambi, Ditreskrimsus sudah ngirim suratnya,” katanya.

Lanjut Alam mengatakan, dalam kasus dugaan malapraktik ini, penyidik sudah memeriksa empat orang saksi dari pihak pelapor dan terlapor.

Baca Juga :  Kapolri: 262 Juta Jiwa Diselamatkan, Rp31,8 T Bukti Narkoba Diungkap

“Sudah 4 orang saksi yang diambil keterangan, baik dari pihak pelapor dan terlapor,” ujarnya .(Toy)