JAMBI,BITNews.id – Lembaga Adat Melayu (LAM) Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi secara resmi membuka Lomba Kampung Adat Melayu Tingkat Kota Jambi Tahun 2025, yang diikuti seluruh 11 kecamatan. Setiap kecamatan mengajukan satu kelurahan terbaik sebagai perwakilan dalam penilaian kampung beridentitas adat Melayu.
Ketua LAM Kota Jambi, Datuk Aswan Hidayat Usman, mengatakan kegiatan ini merupakan program perdana sejak berdirinya LAM Kota Jambi. Sebelumnya, kegiatan rutin LAM lebih berfokus pada lomba Seloko yang telah menjadi tradisi tahunan.
“Tahun ini kami memperluas kegiatan dengan menghadirkan lomba Kampung Adat Melayu untuk meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan pembinaan adat hingga tingkat kecamatan dan kelurahan,” ujar Datuk Aswan, Sabtu (15/11/2025).
Menurutnya, lomba ini bertujuan memperkuat kelembagaan adat dan menghidupkan kembali nilai-nilai budaya Melayu di tengah masyarakat perkotaan.
“Harapan kami, pada 2026 seluruh kelurahan di Kota Jambi sudah memiliki kelompok atau sanggar belajar adat sebagai basis pembinaan budaya Melayu,” tambahnya.
Selain menjadi ajang pelestarian budaya, lomba ini juga merupakan langkah strategis untuk mempercepat pembentukan Badan Musyawarah Adat (Bamus Adat) di tingkat Rukun Tetangga (RT) atau Lingkungan Terpadu (LIT).
“Saat ini Bamus Adat RT baru terbentuk sekitar 60 persen. Target kami, pada 2026 seluruhnya sudah terbentuk agar lembaga adat bisa berperan membantu pemerintah dalam pelestarian budaya serta penyelesaian persoalan sosial melalui hukum adat,” tegas Datuk Aswan.
Penilaian lomba dijadwalkan berlangsung pada 15–22 November 2025 dengan kunjungan tim juri ke sejumlah kelurahan perwakilan, antara lain:
- Kecamatan Jambi Timur (Kelurahan Tanjung Pinang)
- Pal Merah (Kelurahan Talang Bakung)
- Alam Barajo (Kelurahan Beliung)
- Jambi Selatan (Kelurahan Wijaya Pura)
- Telanaipura (Kelurahan Aur Kenali)
- Danau Sipin (Kelurahan Murni)
- Pelayangan (Kelurahan Tahtul Yaman)
- Danau Teluk (Kelurahan Olak Kemang)
- Kotabaru (Kelurahan Pal 5)
- Pasar Jambi (Kelurahan Sungai Asam)
- Jelutung (Kelurahan Jelutung)
LAM Kota Jambi berharap kegiatan ini menjadi sarana memperkuat identitas Tanah Pilih Pusako Batuah sebagai pusat adat istiadat Melayu, sekaligus mendorong lahirnya kampung adat yang tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga berdampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat. (*)








Discussion about this post