JAMBI,BITNews.id – Ketua Pimpinan Daerah (Pimda) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Provinsi Jambi, Mirzal Muarrohma, SH, menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan kepada Muhammad Amin sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKN Kota Jambi.
Penyerahan SK berlangsung di Kantor Pimda PKN Provinsi Jambi, Jalan HOS Cokroaminoto, Lorong Plamboyan IV, RT 07, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Selasa (13/12/2025).
Penyerahan SK tersebut disaksikan jajaran pengurus Pimda PKN Provinsi Jambi, fungsionaris partai, serta perwakilan organisasi sayap PKN. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan struktur organisasi partai di tingkat daerah.
Dalam sambutannya, Mirzal Muarrohma menyampaikan bahwa penyerahan SK merupakan langkah strategis untuk memperkuat kepemimpinan partai menjelang agenda politik ke depan.
“PKN Cabang Kota Jambi harus menjadi rumah politik yang terbuka, produktif, dan mengakar pada kebutuhan masyarakat. Muhammad Amin tidak hanya diberi mandat untuk memimpin, tetapi juga untuk menggerakkan,” ujar Mirzal.
Ia menekankan pentingnya soliditas dan kerja kolektif seluruh elemen partai agar PKN mampu hadir sebagai kekuatan politik yang responsif terhadap aspirasi masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPC PKN Kota Jambi Muhammad Amin menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk membangun PKN sebagai wadah perjuangan politik yang inklusif dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
“Bagi saya, politik bukan sekadar perebutan kursi, tetapi ruang pengabdian dan perjuangan nilai. PKN yang relatif muda dan telah mengikuti Pemilu 2024 dengan raihan kursi legislatif di Sarolangun dan Merangin akan kami dorong menjadi partai yang berdaya dan bermartabat,” kata Amin.
Usai menerima SK, Muhammad Amin menjelaskan bahwa langkah awal yang akan dilakukan adalah menggelar konsolidasi internal. Konsolidasi tersebut bertujuan membentuk kepengurusan cabang hingga tingkat kecamatan dan kelurahan, serta mengaktifkan organisasi sayap partai.
“Dalam waktu dekat kami akan membentuk kepengurusan DPC, DPAC, hingga DPRT, termasuk organisasi sayap PKN,” ujarnya.
Terkait persiapan menghadapi agenda politik 2029, Amin menyebutkan program tersebut akan dibahas setelah struktur kepengurusan di seluruh tingkatan rampung.
“Setelah konsolidasi dan kepengurusan terbentuk secara menyeluruh, barulah kami menyusun program strategis untuk menghadapi 2029,” pungkasnya. (*)








Discussion about this post