Pemimpin Visioner Menjadi Analisis Diskusi BEM Nusantara Jambi Menuju Pemilu 2024

JAMBI,BITNews.id – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Jambi menggelar kegiatan silaturahmi daerah dan focus group discussion (FGD) dengan tema “Menakar Kompetensi Pemimpin Bangsa Menuju Pemilu 2024” pada Senin (02/10/2023).

Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Gubernur Jambi ini melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jambi, Subdit Politik Polda Jambi, dan Pengurus PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Dalam diskusi tersebut, BEM Nusantara Jambi membahas sosok pemimpin yang dianggap relevan untuk masa depan Indonesia. Mereka juga membahas penyelenggaraan pemilu, pengawasan, dan peluang bagi generasi muda Indonesia untuk terlibat dalam kepemimpinan negara.

Baca Juga :  Warga Trauma Nyoblos, Takut PSU Lagi

Muhammad Muhlisin Yusuf, Koordinator Daerah BEM Nusantara Jambi, mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang memiliki rekam jejak yang jelas dalam Pemilihan Presiden 2024.

“Pemimpin yang ideal adalah mereka yang bekerja keras, tulus, memiliki kecerdasan intelektual, integritas, dan visi yang jelas untuk masa depan Indonesia. Muhlisin juga menekankan pentingnya pemimpin yang mampu membawa kesejahteraan bagi rakyat,” tuurnya.

Baca Juga :  Charly Setia Band Dijadwalkan Akan Tampil pada Malam Pembukaan Porprov XXIII Jambi 2023

Diskusi juga mencakup isu penting terkait pangan di Indonesia saat ini. Para peserta membahas masalah pangan sebagai prioritas utama, yang harus diatasi untuk memenuhi kebutuhan rakyat dan mengurangi angka stunting di Indonesia.

Ahmad Supardi, Koordinator Pusat BEM Nusantara, menekankan peran penting generasi muda dan generasi Z dalam Pemilihan Presiden 2024. Menurutnya, pemilih terbanyak pada tahun 2024 diperkirakan adalah generasi Z, mencapai 53 persen.

Baca Juga :  Sekda Zainal Buka Karya Bakti Kodim 0417 Kerinci

Supardi menganggap generasi muda sebagai pewaris peradaban dan menekankan bahwa keterlibatan aktif mereka dalam politik sangat penting.

Dia juga menyuarakan keprihatinan terhadap kenaikan harga bahan pangan, seperti cabai dan beras, sebagai akibat dari permainan politik yang tidak menguntungkan rakyat.

“Kmai mengajak mahasiswa di seluruh Indonesia untuk berperan aktif dalam Pemilihan Presiden 2024, percaya bahwa melalui proses yang baik, hasil yang baik juga akan tercapai,” tutupnya. (Hn)