Pengesahan Warga Baru PSHT Blitar 2025 Berlangsung Aman, Bagas Ucapkan Terima Kasih ke Aparat

Blitar, Bitnews.id – Prosesi pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kabupaten Blitar tahun 2025 berlangsung tertib dan aman.

Kegiatan yang digelar pada Senin (14/7/2025) ini mendapat pengamanan ketat dari aparat gabungan TNI, Polri, dan unsur pemerintah daerah.

Ketua PSHT Cabang Kabupaten Blitar, Tugas Nanggolo Yudho Dili Prasetiono atau yang akrab disapa Bagas, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara.

Baca Juga :  Meriahkan Hari Bhayangkara Ke-78, Polda Jambi Gelar Turnamen Bola Voli

“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI, Polri, pemerintah daerah, serta semua pihak yang mendukung kelancaran pengesahan warga baru PSHT tahun 2025,” kata Bagas.

Bagas mengungkapkan bahwa pelaksanaan pengesahan sempat mendapat ancaman gangguan dari kelompok tertentu. Namun, aparat keamanan berhasil mengantisipasi potensi kericuhan sejak dini.

“Kami menerima laporan intelijen tentang rencana pengumpulan massa yang bertujuan menggagalkan kegiatan. Salah satu titik kumpul berada di area SMKN 1 Blitar. Kami akan menindaklanjuti penggunaan fasilitas pendidikan untuk kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Baca Juga :  RSUD Raden Mattaher Jambi Akan Ditingkatkan Menjadi Tipe A

Ia menambahkan, sejumlah titik di wilayah Kota Blitar sempat digunakan kelompok tertentu untuk berkumpul, namun situasi berhasil dikendalikan berkat respons cepat dari Polri, TNI, dan unsur pengamanan lainnya.

“Alhamdulillah, prosesi pengesahan tetap berlangsung kondusif. Terima kasih kepada Polres Blitar, Polres Blitar Kota, TNI, dan unsur keamanan daerah,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Bagas menegaskan bahwa dirinya merupakan satu-satunya ketua sah PSHT Cabang Kabupaten Blitar berdasarkan legalitas hukum organisasi.

Baca Juga :  Sinsen Tingkatkan Skill Kompetensi Guru SMK Binaan

“Legalitas organisasi kami telah final. Jika ada pihak yang mengaku sebagai ketua PSHT Blitar selain saya, itu informasi palsu,” pungkasnya. (Ddt)