Penyuluhan Ditbinmas Polda Jambi, Sekolah Harus Jadi Zona Aman Siswa

JAMBI,BITNews.id – Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Jambi melalui Subdirektorat Bintibsos menggelar kegiatan penyuluhan bertema “Upaya Cegah Bahaya Narkoba dan Aksi Perundungan di Sekolah Boarding” di SMA IT Nurul Ilmi 2, Kota Jambi, Selasa (22/7/2025).

Kegiatan berlangsung di Jalan Syeikh Mahmud RT 16, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran pelajar, tenaga pendidik, dan masyarakat sekitar terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba dan tindakan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah berasrama.

Baca Juga :  Bupati Labuhanbatu Ikuti Rakor Pelaksanaan Giat 3T Secara Virtual

Kasubdit Bintibsos AKBP Dr. Dadang Djoko Karyanto, M.H., M.Pd., yang hadir mewakili Dirbinmas AKBP Henky Poerwanto, S.I.K., M.M., menegaskan pentingnya pendekatan preemtif dalam membangun ketahanan sosial di kalangan pelajar.

“Kesadaran bersama harus dibentuk sejak dini, terutama di lingkungan pendidikan. Ini penting agar para siswa tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba ataupun menjadi pelaku dan korban bullying,” ujar AKBP Dadang.

Baca Juga :  Kapolda Jambi Sampaikan Pesan Kamtibmas pada Safari Subuh

Dalam pemaparannya, AKBP Dadang menggarisbawahi tiga pilar utama pencegahan narkoba, yakni meningkatkan kesadaran masyarakat, menciptakan lingkungan yang sehat, dan memberikan perlindungan serta dukungan bagi keluarga terdampak.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan keterampilan sosial pelajar sebagai upaya perlindungan psikologis dari potensi kekerasan verbal maupun fisik di lingkungan sekolah.

Acara turut dihadiri oleh Wakil Kepala Kesiswaan SMA IT Nurul Ilmi 2, para guru pendamping kelas X, serta seluruh siswa peserta penyuluhan. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat sambutan antusias dari peserta.

Baca Juga :  KPU Medan Ajak 3 Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Wujudkan Pilkada Damai

Melalui kegiatan ini, Ditbinmas Polda Jambi berharap dapat mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, bebas dari narkoba, dan terbebas dari segala bentuk kekerasan di kalangan pelajar. (Red)