Pesona Alam Wisata Gunung Masurai dan Gunung Sumbing di Jangkat

JAMBI,BITNews.id – Keindahan wisata gunung masurai dan Gunung Sumbing di Jangkat, Kabupaten Merangin Jambi sangat mempesona ketika wisatawan datang menikmati pemandangan alam.

Arif Mansyah sebagai pemandu wisata sekaligus pengelola homestay mengatakan, kenikmatan pemandangan wisata gunung masurai dan gunung sumbing saat pagi hari sangat luar biasa indahnya dan bagi wistawan bisa langsung datang mencobanya.

“Ketika wisatawan yang datang bisa langsung melihat keindahan momennya dipagi hari indahnya sangat luar biasa,” ujarnya. Sabtu, (25/6/2022).

Baca Juga :  Dilantik Presiden Pagi Ini, Jenderal TNI Agus Subiyanto Resmi Jabat Kasad

Tidak sampai disitu, sembari menikmati keindahan alam gunung, wisatawan bisa langsung meniati kopi jangkat yang telah disediakan oleh pemilik penginapan homestay dan muda-mudahan wisataan tidak akan kecewa ketika datang ke jangkat.

“Kalau kopi terkenal yaitu kopi jangkat dan kopi Jangkat juga sudah sampai ekspor sampai keluar negeri dan wisawatan bisa langsung menikmatinya saat melakukan pemandangan alam wisata jangkat,” jelasnya.

Baca Juga :  Hadiri Pembukaan Turnamen Volley Nasdem Cup 1 Sijenjang, Emak - emak Do'akan H Abdul Rahman Jadi Walikota

Begitu juga penginapan Homestay di Jangkat, wisawatan hanya mengeluarkan uang 250 ribu rupiah sampai 400 ribu rupiah untuk satu kamar dan sudah dilengkapi isi kamar dan sekaligus tersedia hidangan makanan khas Jangkat dan wisatawan bisa puas menikmatinya.

“Kalau di Jangkat hanya ada homestay dan wisatawan bisa beristirahat ketika mau meniati alam pemandangan wisata gunung masurai dan gunung sumbing,” paparnya.

Baca Juga :  Al Haris Hadiri Perayaan Berdirinya Kelenteng Hok Kheng Tong ke-88 Jambi

Arif juga mengatakan, diantara pemandangan alam gunung, wisatawan juga bisa menikmati danau pauh yang terbentang luas didepan homestay dan wisatawan yang mau menikmatinya hanya mengeluarkan uang 10 ribu rupiah saat ke danau pauh.

“Ketika menikmati danau, wisatawan bisa juga menikmati perahu keliling danau dan hanya mengeluarkan belasan ribu rupiah,” katanya.(nst)