BENGKULU,BITNews.id – PKB optimis meraih lima kursi untuk duduk di DPRD Provinsi Bengkulu dalam Pemilu 2024, menurut data C1 yang telah dihasilkan. Dari Dapil 5 hingga Dapil 1, PKB menargetkan perolehan kursi di masing-masing daerah pemilihan. Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPW PKB Provinsi Bengkulu, H. Zainal S.sos, Msi, dalam wawancara di kantor PKB Provinsi Bengkulu pada Selasa (20/2).
“Dalam hitungan C1 saat ini, Caleg nomor 1 saya sendiri telah memperoleh suara sebanyak 10.177, yang menjamin satu kursi dari Dapil 1 Kota Bengkulu untuk meraih total 5 kursi PKB di DPRD Provinsi Bengkulu,” ungkap Zainal.
Dalam DPRD Provinsi Dapil Kota Bengkulu, satu kursi menjadi persaingan antara Caleg Suroto dan Jaya Marta, menurut data internal partai. Zainal menyatakan kebanggaannya atas prestasi ini, mengingat bahwa sejarah Pemilu sebelumnya menunjukkan bahwa PKB di DPRD Provinsi Bengkulu hanya meraih maksimal 4 kursi sejak tahun 2019.

“Prestasi PKB cukup membanggakan, terutama mengingat bahwa kali ini kemungkinan kita akan meraih 5 kursi dari 7 dapil di Provinsi Bengkulu, yang sebelumnya belum pernah terjadi,” terang Ketua DPW PKB.
Menurutnya, peningkatan suara PKB di Bengkulu dapat diatributkan kepada kehadiran Ketua Umum PKB, Gus Muhaimin, sebagai calon wakil presiden.
“Kami belum pernah merasakan kehadiran Ketua Umum kami, terutama di zaman saya bergabung dengan PKB, sebagai Calon Presiden dan Wakil Presiden. Ini adalah kali pertama semangat itu muncul,” jelasnya.
Zainal menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayakan suaranya pada PKB, serta kepada semua pengurus yang telah bekerja keras. Dia juga mengimbau agar pengurus dan saksi tetap semangat dan menjaga suara PKB, terutama menjelang penghitungan suara di tingkat kecamatan.
“Kami berharap perhitungan suara ini berjalan lancar tanpa adanya praktik jual beli suara atau pemindahan suara yang tidak sah, karena hal-hal tersebut dapat mengganggu kelancaran proses perhitungan suara,” tambahnya. Zainal menegaskan bahwa keputusan resmi tentang perolehan 5 kursi akan bergantung pada pleno dari KPU. (adv)
