JAMBI, BITNews.id – Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Thaha Saifuddin (STS) Jambi berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul. Capaian tersebut menjadi bukti komitmen sivitas akademika dalam menjaga mutu pendidikan, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memperkuat tata kelola akademik yang berdaya saing.
Ahmad Khotib Lubis menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas keberhasilan Program Studi MPI meraih predikat akreditasi tertinggi tersebut. Menurutnya, capaian itu merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh elemen kampus yang selama ini berupaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.
“Predikat Akreditasi Unggul merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, dan kolaborasi yang terbangun secara berkelanjutan antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta seluruh pihak yang turut mendukung perkembangan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam,” ujar Ahmad Khotib Lubis kepada media ini Jumat (12/6/2026).
Ia menilai, keberhasilan tersebut mencerminkan kemampuan program studi dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Selain menjadi capaian institusi, akreditasi unggul juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas akademik, pengembangan riset, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kami berharap prestasi ini menjadi pemacu semangat untuk terus melahirkan lulusan yang unggul, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan, masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.
Menurut Ahmad Khotib, capaian tersebut merupakan momentum penting bagi Program Studi MPI untuk terus memperkuat kualitas layanan pendidikan serta meningkatkan daya saing di tingkat regional maupun nasional.
Ia juga berharap Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN STS Jambi dapat terus mempertahankan prestasi tersebut dan melahirkan berbagai capaian akademik lainnya pada masa mendatang.
Penulis Abdul Ikrom Pulungan
