Satgas Pangan Polda Jambi Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Aman Menghadapi Ramadhan

JAMBI, BITNews.id – Menjelang bulan suci Ramadhan 2025, Tim Satgas Pangan Polda Jambi melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok (BAPOK) di Pasar Tradisional Angso Duo Jambi, Jumat (28/2/2025) sore.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa stok bahan pokok di Jambi masih aman hingga lima bulan ke depan, meskipun terdapat sedikit kenaikan harga pada komoditas tertentu, seperti cabai setan atau cabai geprek.

Baca Juga :  Sinsen Ajak Honda Community Jambi Nobar Ultimate MotoGP 2023 Experience

Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Dr. Bambang Yugo Pamungkas, melalui Panit I Indagsi AKP P. Gultom, menyatakan bahwa harga bahan pokok secara umum masih stabil.

“Kami ingin memastikan bahwa ketersediaan bahan pokok aman dan harga relatif stabil dalam menghadapi bulan suci Ramadhan,” ujarnya.

Adapun hasil pengecekan harga BAPOK di Pasar Tradisional Angso Duo Jambi yakni :

Daging & Ayam

  • Daging ayam broiler: Rp 34.000/kg
    Daging sapi segar: Rp 120.000/kg
    Daging beku: Rp 98.000 – Rp 118.000/kg
Baca Juga :  Sinsen Berikan Promo Mufest November Rain, DP Hanya 10 Persen Saja

Cabai & Sayuran

  • Cabai merah keriting: Rp 40.000/kg
    Cabai rawit hijau: Rp 45.000/kg
    Cabai setan/geprek: Rp 100.000/kg
    Cabai hijau: Rp 20.000/kg
    Bawang merah: Rp 30.000/kg
    Bawang putih: Rp 40.000/kg

Beras

  • Beras premium: Rp 14.400/kg
    Beras medium: Rp 12.400/kg
    Beras merek Naruto (kemasan 5 kg): Rp 78.000 | (10 kg): Rp 147.000
    Beras merek King (kemasan 5 kg): Rp 76.000 | (10 kg): Rp 146.000
Baca Juga :  Tingkatkan Kenyamanan Pasien, RSUD Raden Mattaher Renovasi Ruang Tunggu Pendaftaran

Minyak, Gula, dan Telur

  • Minyak sayur curah: Rp 18.000/liter
    Gula pasir curah: Rp 18.000/kg
    Telur ayam: Rp 1.500 – Rp 1.800/butir
    Telur bebek: Rp 3.000/butir
    Telur ayam kampung: Rp 2.500/butir

Dengan pemantauan ini, Ditreskrimsus Polda Jambi memastikan stok bahan pokok aman dan harga tetap terkendali, sehingga masyarakat dapat menghadapi Ramadhan dengan tenang. (Red)