BITNews.id – Anggota DPR RI Komisi V meninjau progres pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung di Jembatan Musi V, Sumatera Selatan, Rabu (12/2/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai target, standar mutu, serta ketentuan yang berlaku, sekaligus mendorong percepatan penyelesaian ruas tol yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
Kunjungan dipimpin Ketua Tim Komisi V DPR RI Roberth Rouw bersama sejumlah anggota, antara lain Mukhlis Basri, Haryanto, Sofwan Dedy Ardyanto, Hanan A. Rozak, Syarief Abdullah Alkadrie, Ruslan M. Daud, Irmawan, Ghufran, dan Muhammad Lokot Nasution. Rombongan didampingi perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, BPJT, serta manajemen PT Hutama Karya (Persero) selaku badan usaha pelaksana.
Berdasarkan paparan di lokasi, progres konstruksi Tol Palembang–Betung telah mencapai 89,91 persen. Ruas ini ditargetkan dapat difungsionalkan secara terbatas pada arus mudik Lebaran 2026 untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas di jalan nasional.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, mengatakan pihaknya berkomitmen menyelesaikan proyek sesuai target dengan tetap memperhatikan mutu dan keselamatan.
“Hutama Karya memastikan pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung berjalan sesuai target, memenuhi standar kualitas, serta mengutamakan aspek keselamatan kerja dan keselamatan pengguna jalan. Dukungan dan pengawasan DPR RI serta sinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum menjadi penguatan agar ruas ini dapat segera dimanfaatkan masyarakat, termasuk pada periode mudik Lebaran 2026,” ujar Mardiansyah.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi V DPR RI tidak hanya menerima paparan, tetapi juga meninjau langsung perkembangan konstruksi di lapangan. Sejumlah aspek yang menjadi perhatian meliputi tantangan teknis, kesiapan operasional, serta percepatan penyelesaian lahan.
Ketua Tim Komisi V DPR RI, Roberth Rouw, menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian ruas tol tersebut hingga tersambung ke Jambi karena dinilai krusial bagi konektivitas wilayah.
“Kami mendukung percepatan penyelesaian proyek ini agar dapat segera dimanfaatkan masyarakat. Harapannya, saat Lebaran nanti tidak ada kendala sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung,” kata Roberth.
Tol Palembang–Betung akan menghubungkan koridor Kayuagung–Palembang–Betung dan terintegrasi menuju Jambi. Kehadiran ruas ini diproyeksikan memangkas waktu tempuh perjalanan dari sekitar 3–4 jam melalui jalan nasional menjadi sekitar 1 jam melalui jalan tol, sekaligus mendukung kelancaran distribusi logistik dan mobilitas masyarakat di Sumatera Selatan. (*)
