KAUR,BITNews.id – Warga Kecamatan Tanjung Kemuning, Kabupaten Kaur, Bengkulu, digemparkan dengan penemuan bayi perempuan yang baru lahir di dekat aliran Sungai Padang Guci pada Rabu (14/1/2026) pagi.
Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi memprihatinkan, tanpa pakaian dan masih terlilit tali pusar, tergeletak di atas rumput basah di tepian sungai. Kondisi itu membuat warga sekitar panik dan langsung melaporkan temuan tersebut kepada aparat kepolisian.
“Kami sangat kaget melihat ada bayi di tepi sungai. Bayinya masih hidup, tapi tampak lemah dan kedinginan,” ujar Deni (35), warga setempat yang pertama kali menemukan bayi itu.
Setelah menerima laporan, petugas Polsek Tanjung Kemuning segera mendatangi lokasi dan mengevakuasi bayi tersebut ke Puskesmas Tanjung Kemuning untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
“Kami langsung membawa bayi itu ke puskesmas agar segera ditangani. Saat ditemukan, kondisinya cukup lemah dan kedinginan karena tidak memakai pakaian sama sekali,” kata seorang petugas kepolisian di lokasi.
Di puskesmas, tim medis segera memberikan penanganan darurat untuk menstabilkan suhu tubuh bayi dan memastikan kesehatannya.
“Kami terus memantau kondisi bayi ini. Saat ini kondisinya mulai membaik, namun tetap membutuhkan pengawasan dan perawatan intensif,” ujar seorang petugas medis Puskesmas Tanjung Kemuning.
Sementara itu, pihak kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi untuk mengungkap pelaku yang diduga tega membuang bayi tersebut. Penyelidikan masih terus dilakukan guna mengidentifikasi siapa orang tua atau pihak yang bertanggung jawab atas perbuatan tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum dan pemerintah daerah. Polisi mengimbau masyarakat agar segera melapor jika mengetahui informasi terkait peristiwa tersebut.
“Siapa pun yang mengetahui kejadian ini, mohon segera melapor agar kami bisa menindaklanjuti,” ujar petugas.
Bayi perempuan tersebut saat ini masih dalam perawatan di Puskesmas Tanjung Kemuning dan rencananya akan diserahkan kepada Dinas Sosial Kabupaten Kaur setelah kondisinya stabil. (Esda)
