JAMBI, BITNews.id – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ditunjukkan Batalyon Infanteri (Yonif) 142/Ksatria Jaya (KJ) dengan turun langsung membantu warga di sejumlah wilayah Provinsi Jambi.
Dalam upaya melindungi masyarakat dari paparan asap yang semakin pekat, personel Yonif 142/KJ bersama PT Sinar Anugerah Sukses (PT SAS) membagikan sebanyak 10.000 masker kepada masyarakat.
Pembagian masker dimulai pada Rabu (26/8/2026), dengan menyasar sejumlah titik di Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi. Selanjutnya, kegiatan kemanusiaan tersebut akan dilanjutkan ke wilayah lainnya, termasuk Batanghari dan Sarolangun.
Langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat Yonif 142/KJ terhadap kondisi masyarakat yang terdampak kualitas udara tidak sehat akibat kabut asap.
Prajurit Yonif 142/KJ hadir langsung di tengah masyarakat untuk membantu memberikan perlindungan, terutama bagi warga yang tetap harus menjalankan aktivitas sehari-hari di luar rumah.
Dalam kegiatan tersebut, Yonif 142/KJ berkolaborasi dengan PT SAS yang turut mendukung penyediaan dan pendistribusian masker bagi masyarakat.
Kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergi antara TNI dan pihak perusahaan dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di tengah kondisi kabut asap.
“Kehadiran kami di tengah masyarakat merupakan bagian dari kepedulian dan pengabdian prajurit. Dalam kondisi seperti ini, kami ingin membantu semaksimal mungkin agar masyarakat yang terdampak kabut asap mendapatkan perlindungan,” ujar Pasiops Yonif 142/KJ Letda Inf Alfredo Massie
Selain membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap, Yonif 142/KJ juga terus menunjukkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat yang berada di wilayah terdampak karhutla.
Kesiapsiagaan seluruh unsur menjadi sangat penting mengingat kebakaran hutan dan lahan tidak hanya mengancam lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat.
Dalam penanganan karhutla, sinergi antara TNI, pemerintah, perusahaan, Manggala Agni, dan masyarakat menjadi salah satu kekuatan penting untuk mempercepat respons di lapangan.
PT SAS sebagai salah satu pihak yang berkolaborasi dalam kegiatan tersebut juga menyiagakan Emergency Response Team (ERT) yang diperkuat personel firefighter terlatih, water truck, serta perlengkapan pemadaman.
Tim ERT PT SAS turut berkoordinasi dengan Manggala Agni untuk mengantisipasi dan merespons potensi karhutla, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan di Kabupaten Sarolangun.
Sebelumnya, tim ERT PT SAS dan group juga turut menangani karhutla di seberang Embung Beluru, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, pada Senin (17/8/2026).
Yonif 142/KJ juga mendorong pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mencegah terjadinya karhutla.
Pencegahan tidak hanya dilakukan ketika kebakaran telah terjadi, tetapi harus dimulai dari kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan, tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, serta ikut menjaga kawasan hutan.
Sejalan dengan hal tersebut, PT SAS bersama UPTD KPHP Unit VIII Hilir Sarolangun melaksanakan kegiatan edukasi kepada masyarakat Desa Seko Besar dan Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Kamis (20/8/2026).
Edukasi tersebut memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kawasan hutan, aktivitas yang berpotensi menyebabkan kerusakan hutan dan konservasi, serta konsekuensi hukum terhadap pelanggaran di kawasan hutan.
Bagi Yonif 142/KJ, keterlibatan langsung dalam membantu masyarakat merupakan bagian dari pengabdian prajurit kepada masyarakat.
Pembagian masker menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian tersebut. Di tengah kondisi udara yang tidak sehat, bantuan sederhana berupa masker diharapkan dapat memberikan perlindungan bagi warga yang tetap harus beraktivitas.
Melalui sinergi bersama berbagai pihak, Yonif 142/KJ berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat, khususnya dalam menghadapi dampak karhutla dan kabut asap.
Kehadiran prajurit di lapangan diharapkan tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga membangun rasa aman, kepedulian, dan semangat gotong royong bersama masyarakat dalam menghadapi bencana.
Dengan semangat “Bersama Rakyat, TNI Kuat”, Yonif 142/KJ terus berupaya hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Jambi, khususnya dalam menghadapi kondisi kabut asap dan ancaman karhutla. (*)
