Bank Muamalat Berikan Beasiswa Pendidikan kepada Anak Karyawan

JAKARTA,BITNews.id – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk melaksanakan program Beasiswa Anak Karyawan dalam rangka mendorong anak-anak karyawan untuk selalu memiliki motivasi berprestasi baik secara akademik maupun non akademik, agar di kemudian hari mampu menjadi generasi unggul yang mampu bersaing dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.

SEVP Human Capital Bank Muamalat Riksa Prakoso mengatakan, Program Beasiswa Anak Karyawan merupakan program tahunan yang dicanangkan Bank Muamalat sebagai salah satu upaya perusahaan meringankan beban biaya
pendidikan yang harus dikeluarkan karyawan dan sebagai wujud komitmen perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan karyawan dan keluarganya.

Baca Juga :  Rusia Tembak Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Terbesar di Eropa Hingga Terbakar

“Mudah-mudahan anak-anak penerima beasiswa ini dapat menjadi generasi unggul yang mampu bersaing dan memberikan kontribusi terbaik bagi negara dan agama,” ujarnya dalam press release yang diterima media ini, Senin (06/11/2023).

Program ini diikuti oleh karyawan dari seluruh wilayah operasional Bank Muamalat dengan kualifikasi tertentu yang memiliki anak pada jenjang pendidikan SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi. Pada tahun ini, beasiswa diberikan kepada 82 anak karyawan dengan total beasiswa sebesar Rp322.500.000.

Baca Juga :  Polri Pastikan Kabar Temuan Bunker Rp900 Miliar di Rumah Ferdy Sambo Tidak Benar

Selain itu, pionir bank syariah di Tanah Air ini juga meluncurkan program beasiswa pendidikan untuk anak karyawan yang telah meninggal dunia. Program kolaborasi antara Bank Muamalat dan Baitulmaal Muamalat (BMM) ini diberikan khusus bagi anak karyawan yang meninggal dunia pada saat masih aktif bekerja di Bank Muamalat, baik yang berstatus karyawan tetap, kontrak maupun alihdaya (outsource).

Baca Juga :  Hadapi Lonjakan Covid-19, Kapolri: Harus Dilakukan Dengan Upaya Maksimal

Beasiswa ini diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan anak karyawan yang ditinggalkan serta meningkatkan semangat dan motivasi mereka untuk menyelesaikan pendidikan formal dari tingkat SD hingga lulus jenjang pendidikan SMA atau yang setara. (*/red)