Target Tercapai, SKK Migas Puji Kedisiplinan Kerja Tim Pertamina EP

BITNews.id – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memberikan apresiasi kepada PT Pertamina EP atas keberhasilan menyelesaikan kegiatan perekaman (Recording) Survey Seismik 2D Ameeran, NW Wilela, dan Wilela (AMALIA) tanpa insiden.

Data yang diperoleh sangat dibutuhkan untuk proses kegiatan eksplorasi selanjutnya di wilayah Sumatera Selatan.

“Atas keberhasilan kegiatan seismik yang berjalan sesuai dengan target waktu dan tanpa insiden ini, SKK Migas Perwakilan Sumbagsel memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim Pertamina EP,” ujar Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumatera Bagian Selatan, Anggono Mahendrawan dikutip pada rri.co.id, Selasa (30/07/2024).

Anggono Mahendrawan menyampaikan bahwa, kedisiplinan kerja dengan mengutamakan keselamatan kerja merupakan capaian yang luar biasa.

Baca Juga :  Wujudkan Ruang Digital yang Sehat, Polda Jambi Gandeng Influencer Lokal

Ia menekankan bahwa kegiatan hulu migas yang memiliki risiko sangat tinggi ini membutuhkan strategi kerja yang matang agar dapat berjalan baik, lancar, mencapai target, dan aman.

“Kegiatan oleh tim Pertamina ini menjadi prestasi yang sangat baik, yang patut dipertahankan, ditingkatkan, dan menjadi contoh yang baik untuk keberhasilan-keberhasilan kedepan,” ungkap Anggono.

“Kami berharap semangat kerja yang positif ini akan menjadi bekal agar proses dan kegiatan selanjutnya dapat berjalan lancar dengan harapan proses pengeborannya nanti juga membuahkan hasil penemuan cadangan migas,” lanjutnya.

Anggono juga mengharapkan agar kegiatan ke depannya dapat terus memperoleh dukungan dari semua pihak, dan tim lapangan dapat menjaga prinsip kerja yang baik dengan mengikuti aturan dan standar yang ada, sehingga keberhasilan dapat dicapai tanpa mengorbankan keselamatan tim di lapangan.

Baca Juga :  Dukungan Terhadap Aksi Batanghari Bela Palestina Terus Mengalir

SKK Migas dan Pertamina EP berhasil melaksanakan kegiatan Seismik 2D Amalia di wilayah Provinsi Sumsel dengan target lintasan 234 KM/5.200 SP di Kabupaten Muara Enim dan Ogan Komering Ulu.

Kegiatan yang dimulai dengan Kick off Meeting pada 31 Januari 2024 ini berlangsung selama sekitar tujuh bulan dan berhasil diselesaikan pada 23 Juli 2024 tanpa LTI (insiden). Dengan kegiatan seismik ini, diharapkan dapat mengkonfirmasi besaran sumber daya migas dari kesuksesan temuan sumur Wilela-001 serta pemetaan potensi migas lainnya di sekitar area tersebut.

VP Exploration Pertamina EP Regional 1, Suprayitno Adhi Nugroho menyampaikan bahwa, Survei Seismik 2D Amalia merupakan salah satu proyek strategis dalam mendukung keberlanjutan upaya mewujudkan ketersediaan energi untuk negeri.

Baca Juga :  Tim Subdit III Jatanras Polda Sumut Berhasil Tangkap Enam Pelaku Judi Togel

“Dengan didapatkannya data baru tersebut, sangat diharapkan dapat mengkonfirmasi potensi sumber daya migas yang teridentifikasi dengan besaran signifikan dan risiko terukur serta memberikan nilai tambah bisnis sebagai representasi strategi eksplorasi yang masif dan agresif,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Suprayitno, survei ini akan mendukung Penentuan Status Eksplorasi (PSE) sumur eksplorasi yang sudah dibor di area seismik 2D Amalia, sehingga bisa segera dilakukan fase pengembangan lapangan migas dan dipersiapkan program-program investasi untuk produksi migas pada wilayah tersebut.

“Terima kasih banyak kepada seluruh pihak, khususnya stakeholder setempat, termasuk Pemda Muara Enim, Ogan Komering Ulu, perusahaan-perusahaan, serta masyarakat setempat yang telah mendukung kegiatan ini sehingga berjalan dengan aman dan lancar,” pungkasnya. (*)