Dukung Polri Tegakkan Hukum atas Kasus Ferdinand Hutahaean, FBN: Hati-hati Jarimu, Bijaklah Bersosmed !

BITNews.id – Forum Blogger Nusantara (FBN) berpesan kepada publik tanah air untuk berhati-hati dan bijak dalam menyampaikan pernyataan di media sosial.

Apalagi sampai menyinggung suku, agama, ras dan antar-golongan (SARA), mengingat, Indonesia merupakan bangsa yang plural. Hal itu disampaikan perihal cuitan mantan politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean di media sosial Twitter yang diduga menistakan agama.

Baca Juga :  Pelaku Begal di Mayang Diringkus Polisi, Dua Temannya Masih Buron

Dalam rilis yang diterima bitnews.id , Ketua FBN Aditya menyatakan mendukung langkah penegakan hukum yang dilakukan Polri terhadap pernyataan Ferdinand Hutahaean di media sosial yang menyinggung SARA. Pasalnya, apa yang telah dilakukan oleh Ferdinand sangat berpotensi merusak keharmonisan dan keberagaman bangsa Indonesia yang selama ini telah terjaga.

“Hati-hati gunakan jarimu, bijaklah untuk bersosmed. Cuitan Ferdinand saat ini telah membuat gaduh diruang publik. Jika sudah memenuhi bukti yang cukup,” tegas Aditya, Senin (10/1/22).

Baca Juga :  Satu Lagi Tersangka Korupsi Pengadaan Alat Praktik SMA dan SMK Jambi Segera Ditetapkan

“Kami dukung langkah penegakan hukum Polri menindaklanjuti masalah tersebut sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” kata dia lagi.

Lebih lanjut, pihaknya sepakat agar siapapun yang berniat memecah belah bangsa dengan melakukan provokasi dan merendahkan, maka harus berhadapan dan diproses hukum.

“Siapapun itu tidak ada yang dibeda-bedakan agar seluruh rakyat Indonesia mendapatkan rasa keadilan. Mari ciptakan keharmonisan dan jaga persatuan dan kesatuan,” jelasnya.

Baca Juga :  Satu Pelaku Begal di Lumpuhkan dengan Timah Panas

Lebih jauh, Aditya mengajak semua pihak untuk memanfaatkan teknologi digital dalam hal positif dan cara yang beradab. Dia juga mengingatkan Ferdinand selaku pegiat media sosial untuk menjadikan pelajaran atas masalah yang saat ini menjadi polemik.

“Pegiat medsos bak publik figure yang harus memberikan teladan follower bahkan masyarakat Indonesia. Sekali lagi bijaklah dalam bermedia sosial,” pungkasnya.(*/hen)