Art Policing, Kalemdiklat Polri Berkolaborasi dengan Seniman I Putu Bonus Menggelar Live Painting

JAKARTA,BITNews.id – Pagelaran Live Batle Painting yang diikuti oleh para seniman lintas literasi dengan berbagai macam corak pengkaryaan goresan media yang sangat mewujudkan kebhinekaan ekspresi pengkaryaan, Sabu 08/03/2025.

Acara Create Art Make Impact digelar di JIExpo Kemayoran dari Tanggal 6-9 Maret 2025 yang disaksikan oleh masyarakat umum, juga tamu undangan dari peserta didik Sespimti, Sespimmen, Sespimma, Mahasiswa STIK, Sepolwan dan Dikbangspes Sebasa Polri.

Baca Juga :  Polda Jambi Paparkan Capaian Kinerja Tahun 2022

Pada kesempatan ini, Kalemdiklat Polri, Komjen Pol. Chryshnanda Dwilaksana menyelesaikan 2 lukisan kanvas yang pertama di awali goresan dari ibu Wamen Pariwisata dan yang kedua diawali goresan bapak wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.

Komjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda DL, dalam sambutan menyampaikan Art Policing adalah Pemolisian dengan pendekatan seni budaya dan pariwisata, memiliki makna menjadikan Pemolisian berhati nurani

Baca Juga :  Police Goes To School, Wakapolres Muaro Jambi Jadi Pembina Upacara di SMAN 15

“Dengan seni, Polisi bisa mengasah hatinya untuk peka kepada masyarakat,” ungkapnya.

“Semoga kesenian di Indonesia semakin maju dan semakin banyak orang yang tahu tentang seni dan budaya Indonesia khususnya generasi muda, dengan gerakan generasi muda yang mengharumkan kesenian dan budaya juga bisa sampai go Internasional” ucapnya.

Sebagai seorang seniman Komjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda DL telah menciptakan manifestasi sebagai laporan berkala kepada dunia seni dengan menggelar pameran lukisan tunggal, yang mana karya nya dapat dilihat banyak terpajang di acara pameran lukisan.

Baca Juga :  Manfaatkan Waktu Luang, Babinsa Koramil 06/Muara Bungo Budidaya Sayur Hidroponik

Sementara itu, seniman yang juga content creator Bill Muhdor mengatakan kami mendukung Art Policing, karena memang dengan melakukan aktivitas seni, polisi menjadi lebih dekat dengan masyarakat tanpa batas, yang impact nya bagi masyarakat adalah menjadi lebih ringan dalam menyampaikan persoalan-persoalan gangguan keamanan. (*)