JAMBI,BITNews.id – Kepolisian Resor (Polres) Tebo melakukan penertiban dan pengecekan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Tebo, Senin (22/12/2025).
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran distribusi BBM serta mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Pengecekan dipimpin langsung Kapolres Tebo AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H., didampingi Sales Branch Manager (SBM) Fuel II Jambi, Jason Paulinus M. Sigalingging. Turut hadir Kabag Ops Polres Tebo, para kepala satuan, kapolsek, pejabat fungsi, serta personel Polres Tebo bersama tim dari SBM Fuel II Jambi.
Kapolres Tebo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri menjaga stabilitas distribusi energi, terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada akhir tahun.
“Polri hadir untuk memastikan pendistribusian BBM berjalan sesuai ketentuan, tidak terjadi penimbunan, serta masyarakat mendapatkan haknya secara adil,” ujar AKBP Triyanto.
Dalam kegiatan itu, petugas melakukan penertiban dan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua, roda empat, hingga roda enam yang melakukan pengisian BBM. Selain itu, dilakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan stok BBM di sejumlah SPBU, antara lain di Kecamatan Tebo Tengah, Rimbo Bujang, dan Tebo Ilir.
Berdasarkan hasil pemantauan, beberapa SPBU sempat mengalami kekosongan pada jenis BBM tertentu. Namun, secara umum ketersediaan BBM di wilayah Kabupaten Tebo masih dalam kondisi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Polres Tebo juga mencatat, BBM bersubsidi di beberapa SPBU diperkirakan habis pada sekitar pukul 17.00 WIB. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polres Tebo terus berkoordinasi dengan pihak Pertamina guna memastikan pasokan tetap lancar.
Kegiatan pengecekan ini mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai meningkatkan rasa aman, ketertiban, serta transparansi dalam penyaluran BBM.
Polres Tebo menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bentuk komitmen menjaga ketertiban, stabilitas ekonomi daerah, serta pelayanan kepada masyarakat. (Red)








Discussion about this post