Mahasiswa STIK Angkatan 83 Salurkan Bantuan Kapolri kepada Warga Terdampak Banjir di Gampong Gedumbak

BITNews.id – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan ke-83/WPS Sindikat 8 menyalurkan logistik bantuan dari Kapolri kepada warga terdampak banjir di Gampong Gedumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (24/2/2026) pukul 13.00 WIB.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pengabdian Masyarakat (Dianmas) mahasiswa STIK di wilayah Kabupaten Aceh Utara. Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir.

Baca Juga :  Kapolri: Negara Tidak Boleh Kalah dengan KKB Papua

Perwakilan Mahasiswa STIK Angkatan ke-83/WPS Sindikat 8, Iptu Riski Ali Akbar, mengatakan pihaknya terlibat langsung dalam proses distribusi agar bantuan dapat diterima warga secara cepat dan tepat sasaran.

“Proses distribusi dilakukan secara tertib dan terkoordinasi dengan tetap memperhatikan prinsip akuntabilitas serta ketepatan sasaran,” ujar Riski di lokasi kegiatan.

Sebanyak 22 mahasiswa STIK Angkatan ke-83/WPS Sindikat 8 mengikuti kegiatan tersebut dan seluruhnya hadir. Kegiatan berlangsung dengan pendampingan Perwira Pendamping, KBP Didit Bambang Wibowo S., S.I.K., M.H.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Kota Tinjau Penanganan Kasus Asusila di Polda Jambi

Distribusi logistik dilaksanakan di bawah tenda darurat dengan melibatkan aparat kepolisian setempat serta perangkat desa. Warga yang terdampak banjir menerima bantuan secara langsung sesuai data yang telah diverifikasi sebelumnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana alam, sekaligus sebagai implementasi nilai-nilai Polri Presisi melalui pelayanan yang responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Divhumas Polri Raih Presisi Award Atas Prestasi Strategi Komunikasi Publik

Melalui penyaluran bantuan tersebut, diharapkan kebutuhan dasar warga terdampak banjir dapat terpenuhi dan proses pemulihan sosial masyarakat di Gampong Gedumbak dapat berjalan lebih cepat. (*)