Kenapa Toilet Bus Hanya Boleh Digunakan Ketika Bus Sedang Berjalan, Ini Alasannya

BITNews.id Bagi Anda yang pernah naik bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), tentu paham dengan aturan mengenai toilet bus, yang hanya boleh digunakan ketika bus AKAP sedang berjalan atau dioperasikan. Alasannya kenapa ya?

Seperti dijelaskan dalam postingan Instagram resmi PO Putera Mulya, tidak semua toilet bus-bus AKAP dilengkapi dengan tangki pembuangan.

Baca Juga :  Sinsen Tawarkan Program Menarik bagi Pecinta Sepeda Motor Honda di Jambi

Alasannya karena proses perawatan tangki pembuangan ini bakal memakan waktu dan tenaga dari para awak kabin bus. Sehingga banyak armada bus yang memilih tidak memasang tangki pembuangan.

“Hal ini mengakibatkan kita tidak boleh menggunakan toilet saat bus berhenti. Bayangkan saja apabila kita kencing, dan bus yang kita tumpangin tidak punya tangki pembuangan, maka selain menghasilkan bau yang mengganggu lingkungan di sekitar bus berhenti, tentu saja hal ini kurang etis,” tulis penjelasan dalam Instagram @puteramulya_sejahtera.

Baca Juga :  Pererat Silaturahmi, Sinsen Gelar Nyoride Bareng Komunitas Motor Honda

Oiya, selain hanya boleh digunakan ketika bus berjalan, fasilitas toilet bus juga hanya boleh digunakan untuk aktivitas buang air kecil. Sementara untuk aktivitas buang air besar, hal itu diharamkan.

“Untuk hal ini, selain mengacu pada alasan sebelumnya, hal ini juga menyangkut kapasitas penampungan air pada tiap armada. Rata-rata tangki hanya cukup untuk menampung 200 liter air, dan itu dibagi untuk semua penumpang.”

Baca Juga :  Mubes Anniversary 19th JET, Kuatkan Semangat Brotherhood

“Tapi jangan khawatir, bila mendesak, kalian cukup bilang ke sopir, agar dicarikan rest area terdekat (dan memang disarankan demikian untuk BAB).”