BITNews.id – Pebalap binaan Astra Honda Racing Team (AHRT), Fadillah Arbi Aditama, memastikan gelar Juara Asia kelas Asia Production (AP)250 pada putaran terakhir Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Sabtu–Minggu (6–7/12/2025). Kepastian gelar diraih setelah Arbi mengamankan kemenangan pada race pertama.
Arbi datang ke seri pamungkas dengan status pemuncak klasemen dan keunggulan 36 poin dari pesaing terdekat. Pada race pertama, pebalap asal Purworejo itu tampil konsisten dan memenangkan balapan sengit, yang sekaligus mengunci gelar AP250 musim ini. Kemenangan tersebut melanjutkan tradisi CBR250RR mendominasi AP250 sejak 2017.
Pada race kedua, Arbi tampil tanpa tekanan setelah gelar resmi berada di tangan. Ia sempat memimpin balapan, namun melakukan kesalahan di tikungan terakhir dan finis di posisi ketiga.
“Race kedua saya jalani lebih enjoy. Ada sedikit kesalahan di tikungan terakhir, jadi saya memilih mengamankan posisi. Terima kasih kepada Astra Honda dan seluruh pendukung. Gelar ini jadi motivasi untuk terus meraih prestasi ke depan,” kata Arbi dalam keterangan tertulisnya.
Sepanjang musim, Arbi meraih delapan podium dari total 12 balapan dan menutup musim dengan 212 poin. Rekan setimnya, Davino Britani, juga mencatatkan musim perdana yang positif dengan finis kesembilan klasemen akhir dan mengumpulkan 65 poin. Kombinasi hasil keduanya menempatkan AHRT sebagai juara tim AP250.
Di kelas Supersport (SS)600, Mohammad Adenanta Putra sempat berpeluang besar meraih gelar juara. Pebalap asal Ngawi itu tiba di Buriram dengan defisit delapan poin dari pemimpin klasemen. Namun sial menimpanya di race pertama ketika ia terjatuh setelah bersenggolan pada lap pembuka.
Pada race kedua, Adenanta tampil agresif dan berhasil memimpin balapan. Namun drama terjadi di lap terakhir ketika ia terjatuh hanya beberapa tikungan menjelang garis finis.
“Balapan ini sangat emosional. Saya sudah berupaya maksimal, tetapi kesalahan kecil di lap terakhir membuat gelar hilang. Mohon maaf belum bisa membawa gelar untuk Indonesia. Saya akan terus bekerja keras,” ujar Adenanta.
Adenanta menutup musim di peringkat ketiga klasemen SS600 dengan 152 poin. Dua pebalap Indonesia lainnya, Herjun Atna Firdaus dan Rheza Danica Ahrens, masing-masing menutup musim di posisi kesembilan dan ke-15.
Andy Gilang Amankan Podium di Kelas ASB1000
Di kelas Asia Superbike (ASB)1000, Andi Farid Izdihar (Andy Gilang) membukukan hasil positif. Mengendarai CBR1000RR-R, Andy meraih podium kedua pada race pertama dan finis keenam pada race kedua. Hasil ini mengantarkannya mengakhiri musim di posisi keenam klasemen dengan 103 poin.
General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya, menyampaikan bahwa pencapaian para pebalap AHRT menunjukkan efektivitas sistem pembinaan berjenjang yang dijalankan perusahaan.
“Kami bangga dengan prestasi para pebalap Astra Honda musim ini. Arbi menunjukkan dirinya yang terbaik di Asia, sementara pebalap lain juga tampil kompetitif hingga seri terakhir. Pencapaian ini adalah buah dari penjenjangan pembinaan dari level nasional hingga internasional,” kata Andy.
Ia berharap prestasi ini menjadi dorongan bagi generasi pebalap muda Indonesia untuk mengejar mimpi lebih tinggi di ajang internasional. (*)








Discussion about this post