Program P2MW Dorong Kreativitas Mahasiswa dalam Kewirausahaan

JAMBI, BITNews.id – Kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang fokus pada kewirausahaan melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Ditjen Diktiristek, Kemdikbudristek. Program ini bertujuan memperkuat ekosistem kewirausahaan di perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Sejumlah mahasiswa dan mahasiswi Indonesia terpilih untuk mengikuti program ini. Mereka didampingi dan difasilitasi oleh kampus dalam menjalankan kegiatan tersebut.

Salah satu kreativitas yang muncul dari program ini adalah terciptanya produk permainan “Moladambi: Monopoli Jelajahi Budaya Jambi”, sebuah permainan monopoli yang memperkenalkan budaya Jambi kepada masyarakat, khususnya anak-anak.

Berdasarkan pengamatan langsung, banyak anak-anak generasi sekarang bahkan orang dewasa yang belum mengenal budaya Jambi. Modernisasi membuat generasi muda lebih fokus pada gadget dan permainan online.

Baca Juga :  Sering Lupa? Lakukan 5 Cara Ini untuk Tingkatkan Daya Ingat Kamu

Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak cenderung lebih cepat menyerap materi pembelajaran melalui praktik langsung. Ironisnya, muncul sejumlah komentar di media sosial seperti, “Jambi itu dimana?” dan “Jambi itu seperti apa?”.

Melihat kondisi ini, anak-anak muda Jambi mengambil inisiatif menciptakan permainan monopoli dengan ciri khas budaya Jambi yang diberi nama Moladambi, singkatan dari Monopoli Jelajahi Budaya Jambi.

Moladambi adalah permainan monopoli edukatif dan interaktif bernuansa budaya Jambi. Permainan ini bertujuan memperkenalkan budaya Jambi kepada publik, melatih kemampuan literasi, dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Moladambi dilengkapi dengan kartu literasi dan pion yang dibuat oleh anak-anak Jambi menggunakan bahan stik kayu dengan visual pakaian adat Jambi.

Moladambi telah berhasil mendapatkan surat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dengan nomor pencatatan 000642849 pada 18 Juli 2024, serta Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan kode Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 32401 sebagai Industri Alat Permainan dengan nomor 1107240074137.

Baca Juga :  Dicintai Lintas Generasi, Konser Tipe-X Buat Ribuan X Friends Sing Along di Panggung Bold Music #Orcheska

Sejauh ini, respon dari berbagai pihak terkait produk Moladambi sangat positif. Beberapa dosen dari Universitas Jambi menyatakan bahwa konten yang disajikan sudah sesuai untuk murid SD dalam materi Muatan Lokal (Mulok). Guru-guru dan anak-anak sekolah dasar juga memberikan respon positif terhadap Moladambi.

Moladambi turut berpartisipasi dalam Festival Batanghari yang dihadiri oleh Gubernur Jambi, Al Haris, Ketua TP-PKK Provinsi Jambi, Hesnidar Haris, serta berbagai pejabat lainnya. Pada 7 Juli, tim Moladambi mendapat kesempatan berharga untuk tampil di panggung utama acara Festival Batanghari.

Tim Moladambi juga melakukan sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah dasar di Kota Jambi. Anak-anak sangat antusias saat bermain Moladambi dan belajar budaya Jambi melalui permainan tersebut.

Baca Juga :  Sinsen Tawarkan Program Menarik Bertajuk "BENGIS" BeAT Ngegas Abiz

Diharapkan Moladambi mendapat respon positif dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi. Moladambi diharapkan dapat menjadi media pembelajaran yang efektif untuk pengenalan budaya Jambi dalam kurikulum Muatan Lokal (Mulok) dan menjadi produk unggulan sebagai oleh-oleh khas Jambi.

Inisiatif ini berasal dari mahasiswa Universitas Jambi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Akuntansi yang terdiri dari Clarisa Pragita sebagai ketua tim, dan anggota lainnya yaitu Ismi Riska Adinda, Fenni Wang, Annisa Fitriyani, Ali Akbar Syariz.

Para dosen yang turut membantu tim Moladambi antara lain Dwi Kurniawan sebagai dosen pendamping, Ir. Yosi Riduas Hais sebagai mentor, dan Novita Ekasari selaku ketua pelaksana P2MW di Universitas Jambi. (*)