Viral! Anak Motor Trail Bonceng Pejalan Kaki di Hutan, Diantar hingga Depan Rumah

BITNews.id – Saat ini banyak kalangan yang hobi main terabas menggunakan motor trail. Meski melelahkan karena lewati medan ekstrem, tetap saja mereka melakukannya bersama komunitas masing-masing.

Banyak cerita di baliknya, salah satunya mereka suka saling menolong jika ada salah satu anggota rombongan kesusahan. Bahkan mereka juga tak segan untuk menolong warga sekitar.

Seperti yang dilakukan pemilik akun instagram @memedsos. Saat main terabas, tak sengaja ia bertemu ibu dan anak yang berjalan kaki di hutan. Sontak ia langsung menawarkan untuk membonceng.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by memomedsos (@memomedsos)

Hujan Deras

Baca Juga :  Anggota DPRD Provinsi Jambi Minta Inspektorat Periksa Proyek Turap di Batanghari

Dari video yang diunggah pada Jumat (14/1/2022), awalnya pemilik akun bernama Hari uchil tengah main terabas dengan teman-temannya di sebuah hutan. Kala itu tengah terjadi hujan deras dan jalan digenangi air.

Tanpa diduga di tengah perjalanan ia berjumpa dengan ibu dan anaknya yang berjalan kaki. Keduanya berjalan sambil memegangi jas hujan sebagai pelindung dari air hujan.

Baca Juga :  Berbuntut Panjang, Atlit Dayung PODSI Jambi Ancam Mundur dari PON Papua

Dibonceng

Sontak Hari uchil langsung menghentikan laju motor trailnya. Ia menawarkan tumpangan ke wanita tersebut. “Mbak bareng a, monggo,” katanya.

Tawaran tersebut langsung diiyakan wanita tadi. Sejurus kemudian ia dan anaknya naik ke jok belakang motor trail Hari uchil.

Kemudian ketiganya menerjang derasnya hujan bersama. Hari uchil juga sempat mengobrol singkat dengan wanita tadi, diketahui bahwa ia telah berjalan cukup jauh untuk pulang.

Baca Juga :  Polri Turut Berduka Atas Wafatnya Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait

“Uadem niki buk, mlampah tebeh wau (dingin ini bu, berjalan jauh tadi),” kata Hari uchil

Diantar Sampai Rumah

Siapa sangka Hari uchil juga mengantarkan ibu dan anaknya tadi hingga ke depan rumah. Ketika ia diminta mampir, Hari uchil dan temannya menolak dan memilih untuk melanjutkan perjalanan.

“Monggo pinarak teng griyo riyen, saestu monggo (silahkan mampir ke rumah dulu),” kata wanita tersebut.

“Pun buk (tidak bu),” jawab Hari uchil

Sumber: otosia.com