Jasa Raharja bersama Satgas Bencana BUMN Gotong Royong Bantu Masyarakat Korban Gempa Cianjur

BITNews.id – Jasa Raharja bersama puluhan perusahaan milik negara yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Bencana BUMN, gotong royong membantu masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat.

Upaya bersama itu, merupakan salah satu arahan dari Menteri BUMN Erick Thohir terkait tanggap darurat bencana di wilayah tersebut.

“Perusahaan- perusahaan milik negara harus hadir di tengah-tengah masyarakat terdampak, mendampingi mereka, dan menyampaikan pesan bahwa mereka tidak sendirian,” ujar Erick Thohir dalam rilis yang diterima media ini. Kamis (24/11/24).

Baca Juga :  Komisi III Pastikan RUU KUHP Akan Dibawa ke Paripurna pada Juli 2022 Mendatang

Erick telah memerintahkan Satuan Tugas (Satgas) Bencana BUMN dan Yayasan BUMN untuk Indonesia untuk bergerak cepat membantu penanganan dampak gempa di Cianjur.

Satgas Bencana BUMN juga terus berkoordinasi secara instensif dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan pemerintah daerah.

“Ke depannya, tentu kita juga fokus dalam membantu pemulihan sejumlah fasilitas seperti sekolah, rumah ibadah, layanan kesehatan yang terdampak gempa,” ujarnya.

Baca Juga :  Antisipasi Banjir, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Bantu Warga Perbatasan Buat Perahu

Sementara itu, Direktur Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja, Munadi Herlambang menyampaikan, Jasa Raharja sebagai bagian ekosistem di Kementerian BUMN memiliki tanggung jawab untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Hal tersebut, kata Munadi, menunjukkan bahwa Jasa Raharja sebagai BUMN, tidak hanya berkontribusi terhadap perekonomian nasional, tetapi juga turut berperan aktif memberikan uluran tangan terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga :  Jokowi Sindir Bulog: Ambil Banyak Beras Petani, Tapi Enggak Bisa Jualnya

“Kami turut prihatin dan berbelasungkawa terhadap para korban terdampak gempa di Cianjur. Semoga keadaan dapat cepat pulih dan kembali seperti sedia kala,” ungkap Munadi.(Humas Jasa Raharja)