JAKARTA,BITNews.id – Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) PPPA Daarul Qur’an meraih Juara 1 dalam ajang Awarding Mitra Kemaslahatan 2025 yang digelar oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Ajang penghargaan ini diikuti oleh 14 lembaga filantropi nasional yang menjadi mitra kemaslahatan BPKH dalam program pemberdayaan dan pengelolaan dana umat.
Penghargaan diserahkan langsung oleh perwakilan BPKH dalam acara yang berlangsung di Balai Sarbini, Jakarta, Jumat (12/12/2025) lalu.
Direktur Utama Laznas PPPA Daarul Qur’an, Dwi Kartika Ningsih, hadir langsung menerima penghargaan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh pimpinan dan insan BPKH yang telah memercayakan Laznas PPPA Daarul Qur’an sebagai mitra kemaslahatan terbaik. Penghargaan ini menjadi pemacu semangat bagi kami untuk terus memberikan manfaat dan keberkahan bagi umat melalui dana abadi umat yang dikelola BPKH,” ujar Dwi Kartika Ningsih dalam keterangan tertulisnya.
Anggota Badan Pelaksana BPKH, Sulistyowati, menjelaskan bahwa proses penjurian dilakukan secara ketat dan profesional. Penilaian dilakukan berdasarkan tiga indikator utama, yaitu kelengkapan proposal hasil asesmen, ketepatan dan kualitas laporan progres kegiatan, serta ketertiban dalam penyampaian laporan pertanggungjawaban (LPJ).
“Dari 14 mitra, kami memilih enam terbaik untuk mempresentasikan programnya. Penilaian akhir berfokus pada kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), pemberdayaan masyarakat, serta penerapan tata kelola berbasis GRC (Governance, Risk, and Compliance). Dari hasil itu, Laznas PPPA Daarul Qur’an terpilih sebagai mitra terbaik nomor satu,” jelas Sulistyowati.
Proses seleksi dilakukan secara independen oleh dewan juri yang berasal dari berbagai latar belakang akademik dan profesional. Mereka adalah Ir. Jerry Marmen, M.S., M.Ec., M.Mgt., Ph.D., seorang GRC & Risk Management Specialist sekaligus Ketua LSP Governance, Risk, and Compliance (GRC); Prof. Nurul Indarti, S.E., Cand. Merc., Ph.D., Direktur Program Magister Sains dan Doktor Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM); serta Bayu Arie Fianto, S.E., MBA., Ph.D., Direktur Center for Advance Resilience and Inclusive Studies (CARE).
Ketiganya menilai setiap mitra berdasarkan aspek tata kelola, dampak keberlanjutan, dan kontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat, dengan pendekatan yang profesional dan objektif.
Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, turut memberikan apresiasi kepada Laznas PPPA Daarul Qur’an atas dedikasi dan integritasnya sebagai mitra kemaslahatan yang konsisten.
“Kami sangat menghargai Laznas PPPA Daarul Qur’an atas laporan yang tertib, tepat waktu, dan terukur. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh mitra kemaslahatan dalam menyalurkan manfaat bagi umat secara lebih luas,” kata Fadlul.
Penghargaan ini menjadi bukti komitmen Laznas PPPA Daarul Qur’an dalam menjalankan tata kelola yang transparan dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Ke depan, lembaga ini bertekad memperluas program-program pemberdayaan masyarakat berbasis dana zakat, infak, dan wakaf. (*)








Discussion about this post