JAMBI,BITNews.id – Usai mendengarkan arahan dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo saat pelepasan biji pinang sebanyak 160 ton ke pakistan dari CV Indokara di Kumpeh Ulu, Muaro Jambi, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo langsung menyiapkan varietas pinang unggul dan memiliki kualitas yang baik.
“Tadi saat ada perintah bapak dari Presiden kepada saya untuk memperbaiki bibit-bibit pinang agar kualitasnya terjamin dan lebih baik untuk di ekspor ke negara- negara tujuan,” ujarnya.(7/4/2022).
“Pinang ini sangat luar biasa sekali, apalagi ekspor pinang dari Jambi ke luar negeri sangat tinggi sekali,” lanjutnya.
Dikatakan Syahrul bahwa pemerintah akan terus mendorong beberapa Provinsi penghasil buah pinang terbesar termasuk Jambi dan akan di boster demi memperkuat agar ekspornya berjalan dengan baik.
“Paling utama kita ekspor pinang ke Thailand, Bangladesh dan pakistan dan harapan agar komoditi-komoditi terus baik dan terus semangat,” jelasnya.
Syahrul menjelaskan, terkait soal eskpor pinang sudah sudah kita tampung dan ia akan menyiapkan varietas yang unggul dan baik dan kita harapkan bisa mengekspor dalam jumlah yang lebih besar lagi.
“Kedepan kita harapkan ekspor pinang terus meningkat baik di Seluruh Indonesia maupun di Provinsi Jambi,” tegasnya.
Ia menambahkan, di CV Indokara ada 7 kontainer biji Pinang betara kering seberat 126 ton dilepas Ekspor Presiden Joko Widodo ke Pakistan, uangnya mencapai 4,069 miliar rupiah.
“Kalau seluruh tanah Air ada 152 ribu hektare lahan yang ditanami pohon pinang di tahun 2021 secara nasional ekspor biji pinang mencapai Rp 5 triliun, dan dari Jambi mencapai Rp 2 triliun,” katanya.(nst)
