Apakah Pilkada di Tanjab Timur Akan Mengadu Gagasan, Atau Hanya Sebatas Mengadu Kekuatan

Oleh : Arie Suriyanto

Mungkin kalimat diatas dapat kita jadikan sebagai bahan renungan untuk nengajak kita untuk berpikir, bahwa di tengah-tengah kondisi Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang dihadapkan dengan berbagai permasalahan, tentunya membutuhkan sosok pemimpin yang benar-benar memiliki komitmen dan kemampuan untuk membangun daerah.

Masih sekitar persoalan kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan sudah menjadi tuntutan masyarakat, agar pemimpin konsisten dalam membangun Kabupaten Tanjung Jabung Timur untuk lima tahun kedepannya.

Persoalan Air Bersih yang selama ini di kelola oleh UPTD SPAM Dinas Pemukiman dan Perumahan (PERKIM) perlu di tinjauan kembali yang seharusnya Pengelolaan Air Bersih sudah di bawah kendali Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) sebagai mana dengan daerah-daerah lainnya, bahwa Pengelolaan Air Bersih dibawah kewenangan Perusahaan Daerah.

Baca Juga :  Tentang Solusi Perjudian Online di Indonesia: Pendekatan Komprehensif untuk Masyarakat yang Lebih Sehat dan Berdaya

Anggaran Pembangjnan Pengelolaan Air Bersih di Kabupaten Tanjung Jabung Timur telah menghabiskan ratusan miliar rupiah, namun entah mengapa tidak maksimal, sementara kualitas air yang di distribusikan ke pelanggan tidak maksimal dan kualitas airnya tidak memenuhi standar, bahkan untuk pendistribusian ke konsumen pun terkadang bergiliran, tentunya sangat memprihatinkan sekali.

Sebenarnya masih banyak permasalahan yang ingin saya sampaikan, namun semua itu akan saya paparkan pada kesempatan yang akan datang.

Baca Juga :  Hoegeng Iman Santosa, Polisi yang Seniman dan Seniman yang Polisi

Terkait dengan persoalan tersebut diatas, tentunya saya ingin menyampaikan, bahwa pemilukada yang akan di gelar pada tanggal 27 Nopember 2024 nanti, tentunya akan memilih seorang nachoda yang akan memimpin 237.527 ribu penduduk Tanjung Jabung Timur.

Di tangan pemimpin baru ini lah masyarakat Tanjung Jabung Timur berharap lahirnya sosok pemimpin yang benar-benar mampu membawa perubahan dalam memajukan daerah ini.

Dua pasangan calon yang di gadang-gadang akan bertarung dalam pemilukada yang akan datang, diantaranya pasangan calon Hj. Dillah-Muslimin Tanja dan pasangan calon H. Zumi Laza Zulkifli- Muhammad Ari.

Baca Juga :  Paradoks Masa Depan Daerah Penghasil Migas: Politik Fiskal, Data dan DBH

Kedua pasangan calon tengah sibuk menyusun strategi untuk memenangkan Pemilukada di Tanjab Timur. Mereka sibuk membangun jaringan untuk menyusun Kekuatan di masyarakat.

Tim pemenangan dibentuk sampai ke pelosok desa dengan melibatkan berbagai komponen masyarakat. Namun pertanyaannya adalah Apakah Pilkada Tanjab Timur Akan Mengadu Gagasan ataukah hanya sekedar mengadu Kekuatan.

Apakah kedua pasangan tersebut sudah paham betul dengan kondisi yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur pada saat ini???

Terima kasih.

Penulis adalah Pemerhati Publik Kabupaten Tanjung Jabung Timur