Oleh : Edi Saputra, M.Ed
Memasuki hari kedua asesmen lapangan, Kamis, 18 Juni 2026, suasana akademik di Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi semakin menunjukkan semangat dan kesiapan seluruh sivitas akademika dalam menyambut proses penilaian mutu oleh tim asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK).
Hari kedua ini menjadi momentum penting karena merupakan tahap verifikasi mendalam terhadap berbagai data, dokumen, serta kondisi nyata yang menjadi dasar penilaian akreditasi program studi.
Asesmen lapangan bukan sekadar agenda formal dalam rangka memperoleh status akreditasi. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan proses evaluasi komprehensif yang bertujuan memastikan bahwa seluruh standar pendidikan tinggi telah dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan. Apa yang tertuang dalam dokumen harus sejalan dengan fakta yang ada di lapangan, sehingga mutu pendidikan tidak hanya terlihat dalam laporan tertulis, tetapi juga tercermin dalam praktik sehari-hari.
Pada hari kedua tersebut, Asesor 1, Prof. Dr. Wasehudin, M.Si., melaksanakan serangkaian kunjungan dan observasi langsung ke berbagai fasilitas akademik dan pendukung yang dimiliki Program Studi PAI. Kegiatan diawali dengan meninjau proses pembelajaran dosen di kelas. Melalui observasi ini, asesor memperoleh gambaran nyata mengenai pelaksanaan kurikulum, metode pembelajaran yang digunakan, interaksi antara dosen dan mahasiswa, serta suasana akademik yang berkembang di lingkungan program studi.
Proses pembelajaran merupakan jantung dari penyelenggaraan pendidikan tinggi. Karena itu, pengamatan langsung terhadap aktivitas perkuliahan menjadi bagian penting dalam menilai kualitas layanan akademik. Dari ruang kelas inilah dapat dilihat bagaimana visi pendidikan diterjemahkan menjadi praktik pembelajaran yang efektif dan berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan.
Selanjutnya, Prof. Wasehudin melakukan kunjungan ke Laboratorium Micro Teaching. Fasilitas ini memiliki peran yang sangat strategis dalam mempersiapkan mahasiswa sebagai calon pendidik profesional. Di laboratorium tersebut, mahasiswa berlatih mengembangkan keterampilan mengajar, menyusun strategi pembelajaran, serta mengasah kemampuan komunikasi di depan kelas. Peninjauan ini menjadi bukti bahwa program studi tidak hanya membekali mahasiswa dengan teori, tetapi juga memberikan ruang praktik yang memadai.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke perpustakaan kampus yang menjadi pusat sumber belajar bagi mahasiswa dan dosen. Keberadaan koleksi buku, jurnal ilmiah, akses referensi digital, serta fasilitas pendukung lainnya menjadi perhatian dalam proses asesmen. Sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, perpustakaan memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Tidak hanya itu, Laboratorium Komputer juga menjadi salah satu lokasi yang ditinjau secara langsung. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, fasilitas teknologi informasi menjadi kebutuhan utama dalam dunia pendidikan. Keberadaan laboratorium yang representatif menunjukkan kesiapan program studi dalam mendukung pembelajaran berbasis digital dan pengembangan kompetensi mahasiswa di era transformasi teknologi.
Rangkaian kunjungan lapangan tersebut diakhiri dengan peninjauan ke Klinik UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi. Kunjungan ini menunjukkan bahwa asesmen mutu tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga mencakup layanan pendukung yang berkontribusi terhadap kenyamanan dan kesejahteraan sivitas akademika. Lingkungan kampus yang sehat dan kondusif menjadi bagian dari ekosistem pendidikan yang berkualitas.
Sementara itu, pada saat yang sama, Asesor 2, Prof. Dr. Husni, M.Pd., melakukan verifikasi secara mendalam terhadap berbagai dokumen akreditasi, khususnya Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS). Dengan ketelitian dan kecermatan yang tinggi, beliau memeriksa kesesuaian antara data yang disajikan dengan bukti-bukti pendukung yang tersedia.
Verifikasi tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari tata kelola program studi, sumber daya manusia, pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, capaian mahasiswa dan lulusan, hingga berbagai bentuk kerja sama dan pengembangan institusi. Setiap data yang tercantum dalam dokumen ditelusuri keabsahannya untuk memastikan bahwa seluruh informasi yang dilaporkan benar-benar autentik, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Peran Prof. Husni dalam proses asesmen ini sangat penting karena validitas data merupakan fondasi utama dalam penilaian akreditasi. Sebuah program studi tidak hanya dinilai dari banyaknya capaian yang dimiliki, tetapi juga dari kemampuan membuktikan bahwa capaian tersebut benar-benar terjadi dan terdokumentasi dengan baik.
Kolaborasi kedua asesor memberikan gambaran utuh tentang kualitas Program Studi PAI UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi. Jika Prof. Wasehudin memastikan kesesuaian kondisi lapangan dengan laporan yang disampaikan, maka Prof. Husni memastikan bahwa seluruh data dalam dokumen memiliki dasar bukti yang kuat dan sah. Kedua proses tersebut saling melengkapi untuk menghasilkan penilaian yang objektif, transparan, dan akuntabel.
Hari kedua asesmen lapangan ini sekaligus menjadi cerminan komitmen Program Studi PAI dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Akreditasi tidak dipandang sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai instrumen evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Semangat inilah yang tampak dari kesiapan seluruh unsur program studi dalam menyajikan data, menerima masukan, dan menunjukkan berbagai capaian yang telah diraih.
Pada akhirnya, asesmen lapangan adalah proses yang mempertemukan antara dokumen dan realitas. Ketika data yang dilaporkan terbukti sesuai dengan fakta di lapangan, ketika fasilitas mendukung proses pembelajaran, dan ketika seluruh aktivitas akademik berjalan sesuai standar mutu, maka akreditasi bukan hanya menjadi pengakuan formal.
Ia menjadi bukti nyata bahwa Program Studi Pendidikan Agama Islam UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi terus bergerak maju dalam menghadirkan pendidikan yang unggul, profesional, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan zaman.
Penulis adalah Dosen Admnistrasi dan Supervisi Pendidikan Prodi Pendidikan Agama IslamFakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN STS Jambi
