Oleh : Dika Saputra
Dalam hal ini tentu kita harus lebih teliti, memotivasi peserta didik berarti memberikan dorongan atau rangsangan yang membuat mereka merasa bersemangat dan keinginan belajarnya semakin bertambah. Ini melibatkan lingkungan yang positif, menggunakan teknik yang menarik, serta memberikan dukungan dan emosional.
Mendiskusikan yang sesuai bersama para siswa. Anda dapat menuntun mereka melalui proses menyusun, mengedit dan menggabungkan. Mempersilahkan mereka untuk menjelaskan tugas yang di beri dan mempersilahkan setiap siswa yang bertanya.
Dan banyak metode supaya siswa-siswa belajar dengan nikmat.
Bagi yang siswa-siswanya masih anak-anak yang pikirannya masih sangat jauh di bawah atau belum bisa berpikir ke depan misalnya anak SD sampai SMP gunakanlah bahasa anak-anak biar mereka merasa nyaman dan bisa meresap apa yang kita sampaikan sebagai pelajarannya.
Dan yang siswa-siswanya sudah mulai dewasa atau sudah mulai bisa memikirkan ke depan misalnya SMA . Nah kalau siswa sudah mulai bisa berpikir panjang seperti ini seharusnya lebih efektif dengan bahasa yang sering di dengan atau sering di pakai.
Lingkungan juga salah satu metode supaya belajar menjadi menyenangkan nah kita harus pandai-pandai merenovasi lingkungan atau kelas tempat belajar siswa. hal ini dapat membuat rasa nyaman pada saat pembelajaran.
Kita juga harus mempelajari banyak teknik mengajar yang menarik walaupun cara mengajar siswa sangat berbeda dengan pengajar lain nah teknik mengajar yang harus kita terapkan kita juga harus melihat siswa-siswanya dengan tutur kata, menerapkan permainan dalam pelajaran, tidak boleh membuat tegang siswa-siswa, tidak boleh pilih kasih dalam mengajar, memberikan pertanyaan yang menarik tapi harus masih terkait pelajaran.
Menerapkan permain dalam pelajaran dapat membuat siswa menjadi senang dan menambah semangatnya untuk belajar.
Tidak boleh membuat tegang siswa di sini adalah jangan memberikan pertanyaan yang bukan menjadi atau bukan dalam materi pelajaran yang tidak di mengerti oleh siswa.
Tidak boleh pilih kasih dalam mengajar adalah hal yang harus kita terapkan karna sangat besar dampaknya jika siswa merasa tidak di perhatikan atau tidak di perdulikan. Nah dalam hal ini jika mengajar dengan sama atau serata dapat membuat pelajaran lebih senang dan ringan .
Kita juga dapat memberikan pertanyaan yang bisa membuat siswa senang dalam arti harus masih dalam pelajaran kita.
Keterampilan memberi motivasi.
Memperhatikan dan memenuhi kebutuhan murid.
Memperhatikan dan memenuhi kebutuhan murid berarti memahami dan memberikan perhatian pada berbagai kebutuhan yang diperlukan untuk mendukung pembelajaran mereka.
Menerima dan menyokong partisipasi murid dalam kegiatan belajar.
Menerima dan menyokong partisipasi murid dalam kegiatan belajar merujuk kepada sikap guru atau pengajar yang mengakui dan mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar. Ini melibatkan penciptaan lingkungan yang inklusif dan mendukung, di mana siswa merasa nyaman untuk berkontribusi, bertanya, dan berbagi pendapat.
Dengan cara ini, siswa dapat lebih terlibat, merasa dihargai, dan meningkatkan motivasi serta pemahaman mereka terhadap materi yang diajarkan lebih bisa di pahami. Pendekatan ini juga dapat menciptakan rasa tanggung jawab dan kepemilikan atas pembelajaran mereka sendiri.
Memberi kesempatan murid untuk berpartisipasi.
Memberi kesempatan murid untuk berpartisipasi berarti menciptakan situasi di mana siswa dapat terlibat aktif dalam proses belajar walaupun hanya menanyakan satu pertanyaan.
Menunjukkan penampilan yang hangat dan antusiasi.
Menunjuk penampilan yang hangat dan antusias merujuk pada sikap dan perilaku seseorang yang menunjukkan kebaikan, kehangatan( Roestiyah N. K., Oktober 2012, Cetakan kedelapan buku.)
Pentingnya interaksi dan komunikasi dengan siswa.
Karna itu kita dapat memotivasi siswa dalam belajar, dengan komunikasi kita juga lebih dekat dengan siswa, ini adalah salah satu cara yang sangat efektif untuk memotivasi siswa dengan berinteraksi dan komunikasi.
Dikarnakan jika kita lebih dekat dengan siswa otomatis siswa itu akan patuh dan sangat termotivasi.
KESIMPULAN.
Dalam hal ini yang memotivasi harus membuat waktu belajar itu merasa sangat menyenangkan bagi siswa-siswa dalam belajar supaya siswa-siswa dapat manik kan kinerja dan semangat belajarnya..
Penulis adalah Mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negri Sulthan Thaha Sifudin Jambi
