Sinergi KPU dan Lemhanas Menguatkan Kepemimpinan Nasional dan Ketahanan Bangsa

Oleh : Aprilia Yutsrifa

Kerja sama antara KPU dan Lemhanas telah berlangsung secara berkelanjutan, terutama dalam konteks persiapan calon WALIKOTA dan GUBERNUR sebelum pelantikan. Mengingat evolusi tugas dan kewenangan kedua lembaga ini, KPU merasa penting untuk memperbarui kerja sama mereka dengan Lemhanas.

Sejak pemilu-pemilu sebelumnya, KPU telah bekerja sama dengan Lemhanas untuk memberikan pembekalan wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional kepada calon pemimpin sebelum mereka memasuki jabatan.

Tujuannya adalah agar para pemimpin yang terpilih fokus pada kepentingan nasional dalam melaksanakan tugas mereka selama lima tahun ke depan.

Ketua KPU menekankan pentingnya kerja sama ini tidak hanya untuk periode 2025-2030, tetapi juga untuk jangka waktu yang lebih panjang. KPU memiliki sumber daya yang luas, dengan unit kerja di tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, serta pusat penelitian dan pengembangan SDM untuk melatih staf-staf PNS di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  TNI Bersama Rakyat, Dorong Pembangunan Lewat TMMD

Selain itu, KPU juga menjalankan program S2 tata kelola pemilu bekerja sama dengan perguruan tinggi negeri untuk meningkatkan kapasitas stafnya.

Di sisi lain, Lemhanas dikenal sebagai lembaga yang menghasilkan kader-kader pemimpin nasional. Kerja sama antara Lemhanas dan KPU diharapkan tidak hanya bersifat episodik tetapi juga berkelanjutan, seiring dengan terbitnya Jurnal Tata Kelola Pemilu dua kali setiap tahunnya yang mirip dengan karakter riset yang dilakukan oleh Lemhanas.

Plt. Gubernur Lemhanas, Letjen TNI Eko Margiono, menyambut baik MoU ini sebagai komitmen bersama dalam sinergi untuk mengembangkan program-program yang mendukung kemajuan bangsa, sesuai dengan mandat masing-masing lembaga.

Mahasiswa UIN STS Jambi menekankan bahwa penandatanganan kerja sama ini mencerminkan sinergi yang kuat dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing lembaga. Implementasi kerja sama ini diharapkan dapat menguatkan nilai-nilai kebangsaan di kalangan calon WALIKOTA dan GUBERNUR terpilih untuk periode 2024-2029, serta memperkokoh ketahanan nasional Indonesia melalui pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing tinggi.

Baca Juga :  Politik Uang Tak Ngaruh untuk Mahasiswa

Kerja sama antara KPU dan Lemhanas merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi kepemimpinan nasional di Indonesia.

Dengan fokus pada pembekalan wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional bagi calon WALIKOTA dan GUBERNUR, kedua lembaga ini tidak hanya mempersiapkan pemimpin-pemimpin masa depan, tetapi juga memastikan bahwa kepemimpinan yang terpilih memiliki komitmen yang kokoh terhadap kepentingan bangsa dan negara.

Kerja sama ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi sebuah upaya bersama untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan yang mendalam dan konsisten.

Dengan adanya MoU antara KPU dan Lemhanas, diharapkan implementasi program-program yang bermanfaat bagi pengembangan kepemimpinan dan penguatan ketahanan nasional dapat dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan.

Ini termasuk pelaksanaan pemantapan nilai-nilai kebangsaan, yang menjadi pondasi utama dalam membangun karakter kepemimpinan yang bertanggung jawab dan berintegritas.

Selain itu, sinergi antara kedua lembaga ini juga menjadi model kolaborasi yang dapat diikuti oleh institusi lain dalam memperkuat infrastruktur kepemimpinan nasional.

Baca Juga :  Bang El The Best CEO, Pimpin Transformasi Kultur dan Digital Bank Jambi

Dengan menggabungkan keunggulan dari segi riset dan pengembangan SDM yang dimiliki oleh KPU serta pengalaman dalam pembentukan kader-kader pemimpin dari Lemhanas, kerja sama ini menjadi lebih dari sekadar pertukaran informasi atau pelatihan, tetapi menjadi investasi jangka panjang dalam membangun kapasitas dan keunggulan kompetitif bangsa Indonesia dalam kancah global.

Sebagai hasil dari kerja sama ini, diharapkan munculnya generasi pemimpin yang tidak hanya mampu mengelola pemerintahan secara efektif, tetapi juga berkomitmen penuh pada visi kebangsaan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dengan demikian, upaya bersama antara KPU dan Lemhanas tidak hanya mendukung perwujudan visi pemerintahan yang adil dan berdaya saing, tetapi juga memperkuat pondasi moral dan etika kepemimpinan yang menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia.

Penulis adalah Mahasiswi Ilmu Pemerintahan UIN STS Jambi