BITNews.id – Kasus Covid-19 menyebar lebih cepat dari pada varian sebelumnya. Belum tuntas kasus omicron, sudah muncul varian baru yang disebut sebagai ‘omicron siluman’.
Dikutip dari akun instagram milik @infia_fact, Subvarian BA.2 saat ini dijuluki ‘omicron siluman’.
Sebuah penelitian baru mengungkap bahwa subvarian omicron siluman ini mungkin lebih berbahaya dari varian BA.1.
Seperti diketahui sebelumnya, Omicron dan silumannya ini menjadi varian yang mendapatkan perhatian oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Penelitian telah menemukan bahwa BA.2 memiliki keunggulan transmisi yang lebih signifikan dibandingkan BA.1.
Ini berarti siluman omicron ini berpotensi menyebar lebih cepat melalui populasi.
Subvarian BA.2 yang lebih menular dibandingkan versi BA.1, kemungkinan akan menjadi lebih umum.
Hal ini disampaikan oleh pimpinan teknis Covid-19 WHO, Maria Van Kerkhove.
“(Subvarian) BA.2 lebih mudah menular daripada BA.1, sehingga kami berharap untuk melihat BA.2 meningkat dalam deteksi di seluruh dunia,” ujar Van Kerkhove seperti dikutip dari CNBC Internasional, Rabu (9/2/2022).
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di suaramerdeka.com dengan judul Kasus Omicron Belum Tuntas, Muncul Omicron Siluman, Menular Lebih Cepat
