Haikal Hasan Diusir di Malang Hingga Banner Hoax Ajakan Hadiri Ceramah

BITNews.id – Terkait adanya rencana ceramah yang akan digelar oleh Ustadz Haikal Hasan di Malang, sebelumnya beredar banner di media sosial yang bertuliskan bahwa ceramah Haikal Hasan akan digelar di Markas Yonif Linud 502 Malang.

Terkait benner yang beredar tersebut, Komandan Yonif Linud 502 Letkol Inf Ahmad Alam Budiman membantah bahwa tidak ada kegiatan ceramah yang menghadirkan Ustadz Haikal Hasan di Markasnya pada tanggal 21 Januari 2022.

Baca Juga :  Pemprov Jambi Tandatangani MoU dengan Korem 042/Gapu Soal Karya Bhakti TNI

Dirinya juga menegaskan bahwa benner yang beredar tersebut merupakan banner yang berisi informasi hoax.

“Kami tidak pernah merencanakan adanya ceramah yang menghadirkan Ustadz Haikal Hasan, apalagi membuat banner ajakan untuk menghadiri ceramah tersebut,” ungkapnya.

Dirinya juga menyampaikan, bahwa tidak tahu menahu tentang rencana ceramah Ustadz Haikal Hasan, Karena tidak ada penyampaian informasi sebelumnya.

Baca Juga :  Ditresnarkoba Polda Jambi Musnahkan Puluhan Kilogram Sabu dan Puluhan Butir Ekstasi Senilai Milyaran Rupiah

“Saya tegaskan bahwa tidak ada rencana ceramah Ustadz Haikal Hasan di Markas Batalyon kami. Apalagi dalam kondisi Pandemi Covid -19 seperti sekarang ini, yang sangat riskan berkumpulnya massa dalam jumlah besar,” jelasnya.

“Terkait banner ajakan menghadiri ceramah Ustadz Haikal Hasan di tempat kami, bukan dari pihak kami yang membuat dan menyebarkan, entah siapa yang membuat dan menyebarkan dan saya tegaskan bahwa banner ajakan tersebut adalah Hoax,” imbuhnya.

Baca Juga :  SKK Migas - KKKS Sumbagsel bersama Dishub Sumsel Gelar Sosialisasi Standar Laik Jalan dan Angkutan Berbahaya

Seperti diketahui, kedatangan Ustadz Haikal Hasan di Kota Malang untuk berceramah mendapat penolakan dari warga Malang, bahkan warga Malang mengusir Ustadz dengan ciri khas topinya tersebut.

Kekhawatiran warga Malang dengan ceramah Ustadz Haikal Hasan akan menimbulkan konflik dan kegaduhan dari ceramah provokatif bagi masyarakat Malang yang telah berjalan kondusif selama ini. (*/hn))