Kasus Covid 19 Meningkat di Spanyol, Real Madrid dan Barcelona Tunda Main di Jakarta International Stadium

BITNews.id – Real Madrid dan Barcelona dipastikan tertunda lagi menjajal Jakarta International Stadium (JIS) dalam turnamen amal Event International Youth Championship (IYC). Pertimbangannya adalah kasus COVID-19 yang sedang melonjak di Spanyol.

Berdasarkan data statistik Google, kasus COVID-19 di Spanyol mengalami kenaikan yang signifikan. Per 31 Januari 2022, ada 182.123 kasus baru dengan tingkat kematian 259 kasus. Sementara per 1 Februari, ada 77.873 kasus baru dengan tingkat kematian 408 kasus.

Dilansir pada kumparan.com, Chairman Pancoran Soccer Field, I Gede Widiade, selaku promotor menjelaskan soal penundaan pertandingan amal yang melibatkan Real Madrid, Barcelona dan Atletico Madrid U-20. Dia sudah melakukan kontak dengan salah satu perwakilan klub asal Spanyol, sejak Desember lalu.

Baca Juga :  Segera Ganti Kartu ATM BCA ke Chip Sebelum Terblokir, Ini Caranya

“Kami mengucapkan ke Ketua BNPB yang memberikan support dan dorongan, lalu Menteri Marinvest, Menpora, PSSI, Kapolri kita sangat merasa didukung hanya karena Corona Omicron perhelatan charity ini tertunda dua kali,” ujarnya dkutop pada laman kumparan.com, Rabu (2/2).

Dua hari sebelum mulai Omicron masuk Indonesia, sama Pak Luhut diminta tunda Januari atau Februari, lalu kami sampaikan ke mereka dengan surat Gubernur karena penyelenggara 2 gubernur. Penundaan Pak Anies bikin surat lalu mulai lagi 6 Februari disurati juga. Tapi saat awal Januari tanggal 10 sampai 15 Omicron mulai naik di Eropa.

Baca Juga :  Gubernur Jambi Alharis Siapkan Bantuan dan Pendidikan Anak Panti Asuhan

“Lalu, salah satu tim perwakilan Atletico Madrid minta statement kalau Omicron jadi wabah, maka mereka diberi hak menarik diri atau kalau sudah di Jakarta pulang tanpa dikenai sanksi,” lanjut dia.

Selanjutnya, kata Gede, tanggal 20 Januari kondisi Corona di Spanyol dan Eropa semakin naik. Jadi jadwal tanding 6 Februari tak memungkinkan untuk digelar.

Baca Juga :  Gelar Diskusi Interaktif HAKORDIA 2024, Jasa Raharja Perkuat Komitmen Antikorupsi

Di kesempatan terpisah, Direktur Utama Jakarta Tourisindo (JXB), Novita Dewi, membenarkan bahwa IYC kembali ditunda karena kenaikan kasus COVID-19 di Spanyol.

“Kami sudah melakukan sejumlah rapat koordinasi sejak Desember hingga Januari lalu dengan berbagai pihak, termasuk dengan Menko Marinvest. Kami juga sudah mempersiapkan berbagai rencana seperti mekanisme travel bubble dan prokes yang ketat,” bebernya.

“Namun, melihat situasi peningkatan kasus COVID-19 saat ini, maka kita perlu menunda semuanya, termasuk gelaran IYC yang seharusnya dilaksanakan bersamaan dengan soft launching Jakarta International Stadium,” tandasnya. (Sumber: kumparan.com)