Pemkab Blitar Terima Piagam Penghargaan E-Purchasing Tahun 2022

BLITAR,BITNews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar kembali mengukir prestasi gemilang. Setalah minggu lalu berhasil meraih Opini WTP dari BPK RI, kali ini Pemkab Blitar berhasil mendapatkan Piagam Penghargaan E-Purchasing Tahun 2022.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Blitar Rini Syarifah di Surabaya, Senin (29/05/2023).

Anugerah yang didapatkan oleh Pemkab Blitar bukan tanpa alasan. Sebab, Pemkab Blitar dinobatkan sebagai Pemerintah Kabupaten/Kota dengan transaksi terbanyak dalam pemanfaatan pengadaan barang/jasa melalui E-Katalog Lokal pada Tahun 2022 sebesar Rp 68.031.960.808,-

Baca Juga :  Polda Jambi Gelar Bhayangkara Presisi Job Fair dan Pameran UMKM 2026, Sediakan Lebih dari 1.000 Lowongan Kerja

Bupati Rini mengatakan, Pemkab Blitar dianugerahi Peringkat IV dari 38 kabupaten dan kota se-Jatim dalam ajang E-Purchasing.

Dia menilai, penghargaan itu sebagai bukti upaya Pemerintah Daerah dalam meningkatkan penggunaan E-purchasing dan pemanfaatan E-Katalog Lokal telah berhasil sesuai dengan aturan.

“Berkat usaha kita semua, akhirnya meraih penghargaan belanja E-Katalog Lokal di Jatim. Ini merupakan kerja keras semua pihak,” kata Bupati Rini, Senin (29/5/2023).

Baca Juga :  Bupati Tanjab Timur Jadi Inspektur Upacara Peringatan HUT RI Ke 76

Menurut Bupati Rini, E-Katalog Lokal merupakan salah satu program yang bagus untuk mendorong pemanfaatan pengadaan barang/jasa secara daring dan meningkatkan efektivitas pengadaan barang/jasa Pemerintah.

“Pemerintah Kabupaten Blitar berhasil mencatatkan transaksi terbanyak dalam program ini dan menjadi salah satu yang terbaik di Jawa Timur dengan penggunaan E-Purchasing,” ujarnya.

Oleh karena itu, bupati perempuan pertama di Blitar ini mendorong agar program E-Purchasing dan penggunaan E-Katalog Lokal terus ditingkatkan di Kabupaten Blitar.

Baca Juga :  Terkait Pelapor Siswi SMP di Kota Jambi, Ini Penjelasan Kejati Jambi

“Keberadaan E-Katalog ini mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi dan transparansi pengadaan barang/jasa pemerintah. Maka perlu ditingkatkan efisiensinya,” tutupnya. (ADV)