BNN Kota Jambi Gelar FORKOM P4GN, Satukan Komitmen Tangani Permasalahan Narkoba

JAMBI, BITNews.id – Dalam upaya memperkuat sinergi lintas sektor, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jambi menggelar Rapat Forum Komunikasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (FORKOM P4GN), pada Selasa (20/2), bertempat di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kota Jambi.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Ir. Monchar Widaryanto. Hadir pula Asisten I Setda Kota Jambi, Fahmi, S.P., serta Kepala BNN Kota Jambi, Kombes Pol Katino, S.E., M.H.

Baca Juga :  Penjabaran Seni Pertunjukan Tari Tanggai

Forum turut diikuti oleh perwakilan dari sejumlah instansi, antara lain Polresta Jambi, Balai Pemasyarakatan Jambi, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), BAZNAS, Lembaga Adat Melayu, Kementerian Agama, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM, Kecamatan Alam Barajo, Kelurahan Rawasari, serta tokoh masyarakat.

Fokus pembahasan dalam forum ini tertuju pada kompleksitas permasalahan sosial di Kelurahan Rawasari, yang mencakup penyalahgunaan narkoba, peredaran gelap narkotika, hingga praktik prostitusi.

Baca Juga :  KPU Tanjab Timur: H-3 Logistik Pemilu Sudah Tiba di Masing-masing Kecamatan

Melalui forum ini, seluruh elemen masyarakat didorong untuk membangun komitmen bersama dalam melaksanakan program-program unggulan yang dapat mengubah stigma negatif Rawasari sebagai kawasan rawan menjadi wilayah yang aman, sadar hukum, dan bersih dari narkoba.

Dalam arahannya, Asisten I Fahmi menyatakan kesiapannya untuk mengawal berbagai langkah strategis dalam penanggulangan permasalahan sosial di Rawasari.

Ia menegaskan pentingnya sinergi antara program-program pemerintah daerah dan inisiatif masyarakat sebagai solusi komprehensif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Sufrayogi Resmi Nahkodai  KAUMY Provinsi Jambi

“Permasalahan di Rawasari tidak bisa diselesaikan secara sektoral. Diperlukan integrasi kebijakan dan partisipasi aktif dari semua pihak agar perubahan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Fahmi.

Forum ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antarinstansi guna mendukung program prioritas nasional, Asta Cita Presiden, khususnya dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba menuju masyarakat yang aman, nyaman, dan sejahtera. (Red)