• DISCLAIMER
  • KODE ETIK
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • KARIR
  • MEDIA PARTNER
Bitnews
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Sport
    • Teknologi
  • BINTAN
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Opini
    • Kabar TNI-Polri
    • Advertorial
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Sport
    • Teknologi
  • BINTAN
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Opini
    • Kabar TNI-Polri
    • Advertorial
No Result
View All Result
Bitnews

Hari Ibu yang Hilang

Bitnews.id by Bitnews.id
22 Desember 2025
in Opini
Refleksi: Peringatan Hari Guru Dimata Pelajar

Fransisko Chaniago, M.Pd. (Dok. Penulis)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Fransisko Chaniago, M.Pd.

Hari ini, dunia merayakan Hari Ibu. Ucapan selamat hari ibu sebagai lambang cinta, dan senyum hangat yang dipersembahkan untuk sosok yang telah melahirkan, mendidik, dan merawat dengan sepenuh hati. Namun, peringatan ini selalu menghadirkan rasa haru yang berbeda. Dua tahun telah berlalu sejak ibu tercinta berpulang pada sang Illahi, tentu meninggalkan jejak kasih yang tak tergantikan di setiap waktu.

Baca Juga:

Pertumbuhan, Transformasi dan Cara Keliru Membaca Pembangunan Daerah

JAMBI NAIK KELAS : Dari Daerah Penyangga Menjadi Aktor Pembangunan Nasional

Tenaga Ahli dan Rasionalitas Kebijakan

Kinerja Terukur dan Dampak Nyata: Mengapa Al Haris Disebut sebagai Salah Satu Gubernur Paling Efektif di Indonesia Tahun 2025

Perayaan Hari Ibu bukan hanya tentang ucapan atau memberi hadiah kepada ibu, tetapi tentang mengenang dan mensyukuri setiap detik yang pernah kita miliki bersama ibu, serta menyalurkan rasa cinta itu melalui doa-doa yang tulus.

Kasih saying seorang ibu merupakan anugerah yang tiada tara. Sejak kita masih kecil, ibu hadir sebagai pelindung yang tak pernah lelah, penopang ketika dunia terasa berat, dan cahaya yang menuntun langkah-langkah awal dalam meniti perjalanan kehidupan. Perjuangan seorang ibu begitu nyata, meski sering tak terlihat oleh mata.

Ada malam tanpa tidur ketika ia menjaga kita sedang sakit, ada tangan yang lembut namun tegas mengajarkan kita untuk bersabar, dan ada hati yang tak pernah lelah menanggung semua beban agar kita tetap tersenyum. Semua itu, pada akhirnya, hanya bisa kita kenang dengan penuh rasa syukur.

Hari Ibu, bagi banyak orang, mungkin hanyalah momen ucapan singkat. Namun bagiku, ucapan selamat hari ibu berubah maknanya. Aku memilih untuk merangkai doa-doa setelah sujudku, mengirimkan setiap kata dalam bisu yang terdalam kepada ibu yang telah tiada. Doa itu adalah pengganti pelukan yang tak lagi bisa kurasakan, pengganti senyum yang tak lagi bisa kulihat. Dalam doa-doa itu, aku memohon agar ibu selalu ditempatkan di tempat terbaik, diberikan ketenangan yang hakiki, dan diberi pahala atas segala jerih payah yang tak pernah terbalas.

Kenangan akan ibu sering datang tanpa diundang. Aroma masakan yang biasa ia buat, suara lembutnya saat membacakan doa, senyumannya yang hangat di pagi hari, bahkan teguran kecil yang dulu terasa menakutkan kini menjadi harta paling berharga dalam ingatan. Semua itu mengingatkanku bahwa meski jasadnya telah tiada, kehadirannya tetap hidup dalam setiap helaan napas dan setiap langkahku.

Seiring berjalannya waktu, aku menyadari bahwa ucapan “Selamat Hari Ibu” bukan hanya sekadar ritual tahunan. Ia adalah pengingat akan pentingnya menghargai dan mencintai sosok ibu selagi masih ada. Aku melihat banyak orang mungkin sibuk memberikan hadiah atau mengucapkan kata manis, namun esensi yang paling hakiki adalah menghargai pengorbanan, memahami perjuangan, dan mengekspresikan cinta dengan cara yang paling tulus, bahkan jika itu hanya sekedar melalui doa.

Bagi yang ibu masih ada di dunia ini, luangkan waktu untuk mengungkapkan cinta, mendengarkan cerita, dan menyalurkan rasa terima kasih. Bagi yang ibu telah pergi, seperti aku, salurkan cinta itu melalui doa, mengenang kebaikannya, dan menjalani hidup dengan cara yang akan membuat ibu bangga.

Hari Ibu juga mengajarkan kita tentang kerendahan hati. Seorang ibu tidak menuntut pengakuan atau pujian, ia hanya ingin kita tumbuh menjadi pribadi yang baik. Karena itu, ucapan, hadiah, atau momen spesial hanya pelengkap dari cinta yang sebenarnya. Cinta sejati pada ibu iyalah pengakuan akan pengorbanannya, kesadaran bahwa tanpa jasanya, kita tidak akan menjadi seperti sekarang.

Saat aku menundukkan kepala dalam doa, aku merasa seolah bisa menyentuh hatinya meski jasadnya tak lagi ada. Doa-doa itu menjadi jembatan antara dunia yang fana dan dunia yang abadi. Aku merasakan damai, meski ada kerinduan yang tak pernah padam. Kerinduan itu, meski perih, justru menjadi bukti betapa besar cinta seorang anak pada ibu, dan betapa besar pula cinta seorang ibu pada anaknya.

Dengan demikian, peringatan Hari Ibu bukanlah hanya perayaan atau seremonial saja. Ia adalah refleksi, pengingat, dan doa yang mengalir dari hati terdalam. Hari ini, aku menyadari bahwa cinta seorang anak pada ibu tidak berakhir dengan kematian, melainkan terus hidup melalui setiap langkah, setiap kata, dan setiap doa.

Penulis adalah Dosen UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Next Post
OJK dan KSEI Integrasikan Sistem Perizinan Produk Investasi Reksadana

OJK dan KSEI Integrasikan Sistem Perizinan Produk Investasi Reksadana

Discussion about this post

No Result
View All Result

Berita Terhangat

  • Analisis Unsur dan Struktur dalam Pertunjukan Tari Kecak Bali

    Analisis Unsur dan Struktur dalam Pertunjukan Tari Kecak Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Romi Hariyanto Menjadi Bupati Pertama di Indonesia yang Terima Ramsar’s Award

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Musik pada Official Music Video Lyodra – Pesan Terakhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eksekutor Geng Motor di Hadiahi Timah Panas, Pelaku Mengaku Delapan Kali Beraksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT Sungai Bahar Fasifik Utama Dilaporkan Ke Polda Jambi Oleh LSM Temperak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT. DIGITAL MEDIA INFORMATIF

JL.AR. Saleh RT.37 Kelurahan Paal Merah, Kecamatan Paal Merah Kota Jambi
Phone / Wa : 0811-7876-7272
email: redaksibitnewsid@gmail.com

PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | KODE ETIK | TENTANG KAMI | HAK JAWAB & KOREKSI BERITA | KARIR | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN | MEDIA PARTNER

Copyright© 2025 BITNews.id – Inspirasi Era Digital

Developed by – OMG

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Sport
    • Teknologi
  • BINTAN
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Opini
    • Kabar TNI-Polri
    • Advertorial

© 2025BITNews.id -Developed by: Websiteku.