BITNews.id – Sebanyak 20 mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 melaksanakan kegiatan pembelian sembako dan pendataan warga yang membutuhkan bantuan sosial di Kabupaten Aceh Utara, Kamis (12/2/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (Dianmas) pascabencana.
Isi Berita:
Kegiatan diawali setelah pelaksanaan apel pagi di Polres Aceh Utara. Mahasiswa yang tergabung dalam Sindikat 8 tersebut turun langsung ke lapangan untuk melakukan survei serta mendata masyarakat kurang mampu yang terdampak bencana.
Kegiatan dipimpin Perwira Pendamping Kombes Pol. Didit Bambang Wibowo S., S.I.K., M.H. Ia mengatakan, pendataan dilakukan sebagai langkah awal sebelum pelaksanaan rangkaian program Dianmas berikutnya.
“Kunjungan ini menjadi bentuk kepedulian dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana. Kami memohon arahan dan dukungan agar seluruh rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata,” ujar Didit.
Selain melakukan pendataan, mahasiswa juga membeli dan menyalurkan kebutuhan pokok kepada warga yang dinilai membutuhkan. Data yang dihimpun akan digunakan sebagai dasar penyusunan program lanjutan agar bantuan dapat tepat sasaran.
Sejumlah warga penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Mereka menilai bantuan sembako yang diberikan membantu meringankan kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi pascabencana.
Program Dianmas ini bertujuan meningkatkan kepedulian sosial mahasiswa serta mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama pendidikan secara langsung di tengah masyarakat. Melalui kegiatan lapangan, mahasiswa diharapkan memahami kondisi riil masyarakat dan kebutuhan prioritas di wilayah terdampak.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat dukungan dari jajaran Polres Aceh Utara. (*)
