Hadiri Gerakan Pangan Murah, Waka DPRD Provinsi Jambi Minta Pemprov Waspadai Lonjakan Harga Cabai Jelang Ramadan

JAMBI, BITNews.id – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Samsul Riduan, menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Nasional di kawasan Citraland, Kota Jambi, Jumat (13/2/2026).

Dalam kegiatan tersebut, ia meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi meningkatkan pengawasan harga bahan pokok, khususnya menjelang Ramadan.

Kehadiran Samsul dalam kegiatan itu untuk memantau stabilitas harga pangan di tengah masyarakat. Berdasarkan data harga yang dipaparkan panitia, mayoritas bahan pokok di Kota Jambi masih dalam kondisi terkendali.

Baca Juga :  Ranking Alexa Terbaru Terlengkap Media Online Jambi 1 April 2021

Namun, ia menyoroti kenaikan signifikan harga cabai rawit yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

“Kota Jambi yang tadi agak berlebih itu masalah cabai rawit. Lonjakannya cukup jauh, dari Rp 47.000 menjadi Rp 90.000 per kilogram. Artinya, ini yang harus diwaspadai agar harga di pasar tetap stabil sesuai ketentuan pemerintah,” ujar Samsul di sela kegiatan.

Baca Juga :  Banggar DPRD Provinsi Jambi Studi Banding ke Badan BPKAD Provinsi Sumsel

Menurut dia, menjelang Ramadan potensi kenaikan harga sejumlah komoditas perlu diantisipasi melalui pengawasan langsung di lapangan.

“Pemprov harus rutin turun ke lapangan, melakukan inspeksi mendadak ke pasar. Supaya kalaupun terjadi kenaikan, tidak terlalu tinggi,” katanya.

Selain memantau harga di Kota Jambi, Samsul juga mencermati perkembangan harga di daerah pemilihannya, yakni Kabupaten Sarolangun dan Merangin. Berdasarkan data GPM, stabilitas harga di kedua daerah tersebut relatif lebih baik dibandingkan di Kota Jambi.

Baca Juga :  Bangun Konektivitas Pembangunan, Pemkab Tanjabbar Gelar Audiensi dengan Pemprov Riau

“Untuk Sarolangun, dari tabel yang saya lihat, kondisinya lebih baik dari Kota Jambi. Hanya kedelai ada selisih sekitar Rp 2.000 sampai Rp 3.000,” ujarnya.

Ia menilai pelaksanaan Gerakan Pangan Murah sejauh ini berjalan sesuai tujuan, yakni membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta menjaga stabilitas pasokan di tengah fluktuasi pasar menjelang hari besar keagamaan. (Adv)