Mudik Gratis BUMN 2026 Targetkan 100 Ribu Pemudik, Sediakan 1.400 Bus hingga 99 Kereta

JAKARTA, BITNews.id – Badan Pengelola BUMN bersama BPI Danantara kembali menyelenggarakan Program Mudik Gratis BUMN 2026. Program ini menargetkan lebih dari 100.000 pemudik dengan tujuan berbagai kabupaten/kota di seluruh Indonesia menjelang Lebaran 2026.

Program tersebut melibatkan hampir seluruh BUMN dan anak perusahaan dengan menyediakan moda transportasi darat, laut, dan kereta api. Flag off atau pelepasan peserta untuk moda bus dijadwalkan berlangsung di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada 17 Maret 2026.

Secara rinci, panitia menyiapkan lebih dari 64.000 kuota pemudik menggunakan 1.400 unit bus. Selain itu, hampir 33.000 pemudik akan diberangkatkan dengan 99 rangkaian kereta api, serta lebih dari 5.000 pemudik menggunakan 42 unit kapal laut.

Baca Juga :  Sikap Sri Mulyani dalam Presidensi G20 Dinilai Tunjukkan Ketegasan RI

Wakil Kepala Badan Pengelola BUMN, Tedi Bharata, mengatakan program ini merupakan bentuk kepedulian sosial BUMN kepada masyarakat.

“Melalui tema ‘Mudik Aman, Berbagi Harapan’, BUMN berkomitmen menghadirkan perjalanan mudik yang aman dan tertib. Program ini menjadi wujud kepedulian negara melalui BUMN agar masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan selamat,” ujar Tedi dalam keterangan tertulis.

Ia menyebutkan, penyelenggaraan tahun ini mencatat peningkatan jumlah peserta dan cakupan wilayah dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas BUMN dalam penguatan layanan transportasi dan aspek keselamatan perjalanan.

Baca Juga :  Tim Pembina SAMSAT Nasional Bahas Roadmap Implementasi Penghapusan Data Ranmor Bagi Penunggak Pajak

Managing Director Stakeholder Management BPI Danantara, Rohan Hafas, mengatakan program ini sejalan dengan arahan Presiden untuk memastikan BUMN memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui sinergi seluruh BUMN, kami berupaya mengelola aset dan sumber daya secara efisien guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Rohan.

Pada pelaksanaan tahun 2026, database pemudik telah terintegrasi lintas BUMN dan Kementerian Perhubungan. Pendaftaran menggunakan sistem single data berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk mencegah pendaftaran ganda.

Calon pemudik melakukan pendaftaran melalui aplikasi yang disediakan masing-masing BUMN. Data penumpang akan diverifikasi sebelum peserta menerima konfirmasi untuk melakukan check-in sesuai jadwal keberangkatan.

Baca Juga :  OJK Cabut Izin Usaha PT Hewlett-Packard Finance Indonesia

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, selaku Ketua Koordinator Mudik Gratis BUMN 2026, menegaskan aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam program ini.

“Kami memastikan armada laik jalan, pengemudi yang kompeten, serta koordinasi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan. Harapannya, setiap pemudik tiba di kampung halaman dengan selamat,” ujar Awaluddin.

Program Mudik Gratis BUMN menjadi salah satu agenda rutin menjelang Lebaran yang bertujuan mendukung kelancaran arus mudik sekaligus menyediakan alternatif transportasi yang terjangkau bagi masyarakat. (*)