JEMBER, BITNews.id – Bupati Jember, Muhammad Fawait, membuka jalur khusus beasiswa bagi putra-putri kader Posyandu saat kegiatan Safari Ramadan di Kecamatan Ajung, Selasa (10/3/2026).
Momentum tersebut mempertemukan pemerintah daerah dengan para kader Posyandu yang selama ini aktif menjalankan pelayanan kesehatan di tingkat desa.
Pemerintah Kabupaten Jember menghadirkan program beasiswa daerah khusus bagi anak kader Posyandu sebagai bentuk perhatian terhadap peran mereka dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
“Tahun ini kita buka pendaftaran beasiswa jalur khusus bagi putra-putri kader Posyandu. Mereka bisa kuliah di berbagai kampus di seluruh Indonesia. Bahkan yang sudah kuliah juga tetap boleh mendaftar,” kata Gus Fawait.
Program tersebut mendapat sambutan dari para kader Posyandu yang hadir.
Sejumlah orang tua mengaku anak mereka telah lebih dulu memperoleh bantuan beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Jember dan sedang menjalani pendidikan di sejumlah perguruan tinggi.
Salah seorang kader Posyandu menyampaikan bahwa putrinya yang menempuh pendidikan di UIN telah menerima bantuan tersebut.
“Alhamdulillah sangat membantu sekali. Terima kasih kepada Bupati Jember atas beasiswa yang diberikan kepada anak kami,” ujarnya.
Selain di UIN, anak-anak kader Posyandu juga tercatat menempuh pendidikan di Universitas Jember dan Politeknik Negeri Jember.
Beasiswa tersebut tidak hanya diberikan pada awal perkuliahan, tetapi berlanjut hingga mahasiswa menyelesaikan studi.
Pemkab Jember juga menjajaki kerja sama dengan sejumlah perusahaan dan institusi pendidikan untuk membuka peluang studi ke luar negeri bagi generasi muda daerah.
Salah satu negara yang sedang dipersiapkan sebagai tujuan pendidikan ialah China.
Program itu diharapkan melahirkan generasi muda Jember dengan wawasan global yang dapat berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Pertemuan kader Posyandu dalam Safari Ramadan tersebut juga menjadi ruang komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Para kader yang selama ini mendampingi layanan kesehatan ibu dan anak di desa dinilai memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah. (Adv)
