Gus Fawait Raih Penghargaan Berita Jatim Award 2026 Kategori Tokoh Pengentasan Kemiskinan

JEMBER, BITNews.id – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menerima penghargaan dari Beritajatim.com pada peringatan HUT ke-20 di Grand City Surabaya, Selasa (21/4/2026).

Penghargaan tersebut diberikan dalam kategori Penguat Demokrasi dengan sub-kategori Tokoh Pengentasan Kemiskinan Berbasis Akselerasi Pembangunan.

Acara berlangsung di Ballroom Lantai 4 Grand City, Jalan Gubeng, Surabaya, dengan dihadiri berbagai perwakilan daerah di Jawa Timur.

Penilaian penghargaan mengacu pada langkah Pemerintah Kabupaten Jember dalam menekan angka kemiskinan melalui validasi data dan kerja lapangan lintas perangkat daerah.

Baca Juga :  DPRD Tanjab Timur Gelar Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati 2025-2030

“Saya persembahkan award ini kepada seluruh jajaran Pemerintahan Kabupaten Jember, para ASN yang hari ini turun ke bawah untuk bahu-membahu. Tidak melihat asal mereka, apakah guru, nakes, atau yang lain, semua bersatu untuk memastikan data kemiskinan ekstrem di Jember benar-benar valid,” ujar Gus Fawait.

Ia menyebut validasi data menjadi dasar dalam menentukan arah kebijakan agar program pembangunan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga :  Perkuat Sinergitas, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Supriono Berkunjung ke Gubernur Jambi

“Kita tahu bahwa kemiskinan ini mengakibatkan banyak masalah lain, mulai dari angka stunting, angka kematian ibu dan bayi, hingga tindak kriminalitas. Ujung dari semua masalah itu adalah faktor kemiskinan,” jelasnya.

Data Pemkab Jember pada 2025 menunjukkan penurunan angka kemiskinan berada di jajaran atas di Jawa Timur dan kawasan Tapal Kuda.

Baca Juga :  Al Haris: Pendidikan Penting Bagi Kemajuan Negara

Pemerintah daerah terus menyiapkan langkah lanjutan untuk menjaga capaian tersebut.

“Harapan saya, angka kemiskinan di Jember bisa di bawah angka psikologis 200 ribu. Selama 10 tahun terakhir, jumlah kemiskinan absolut selalu di atas angka tersebut. Saya bersama seluruh OPD dan tim akan bekerja maksimal untuk menembus target ini,” pungkasnya. (Adv)