Tutup LIGRE 2026, Fadhil Arief Pastikan Liga Remaja Persebri Digelar Dua Kali Setahun

BATANGHARI, BITNews.id – Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief menutup secara resmi Liga Remaja Persebri Batanghari (LIGRE) Season 2026 di Stadion KONI Batanghari, Minggu (12/7/2026). Penutupan kompetisi tersebut menandai berakhirnya rangkaian pembinaan sepak bola usia dini yang diikuti puluhan Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai wilayah di Kabupaten Batanghari.

Dalam kesempatan itu, Fadhil Arief yang juga merupakan pembina Persebri Batanghari menegaskan komitmen pemerintah daerah bersama Persebri untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan kompetisi sepak bola kelompok usia.

Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah menggelar Liga Remaja Persebri sebanyak dua kali dalam satu tahun agar para pemain memiliki lebih banyak kesempatan bertanding dan menambah pengalaman.

“Insya Allah ke depan Liga Remaja Persebri akan kita putar dua kali dalam setahun agar anak-anak memiliki lebih banyak pertandingan dan pengalaman,” ujar Fadhil Arief.

Baca Juga :  Sekda Sapril Serahkan SPPT dan DHKP PBB Tahun 2024 Secara Simbolis

Ia menegaskan bahwa tujuan utama kompetisi usia dini bukan semata-mata mengejar gelar juara, melainkan membentuk karakter, disiplin, mental bertanding, serta meningkatkan kemampuan teknik para pemain.

Menurutnya, pengalaman yang diperoleh sejak kelompok umur U-13, U-15, hingga U-17 akan menjadi bekal penting ketika pemain memasuki level senior.

“Juara atau tidak juara bukanlah tujuan utama. Yang paling penting adalah proses belajar, disiplin, dan terus berkembang. Jangan cepat berbangga diri hanya karena hebat di usia muda,” katanya.

Fadhil juga mengingatkan seluruh peserta dan tim agar menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung, termasuk tidak melakukan pelanggaran terkait batas usia pemain.

Baca Juga :  Ditpolairud Polda Jambi Fasilitasi Mediasi Warga Sukaramai dan Perusahaan Batu Bara

“Jangan pernah mencurangi kompetisi dengan memainkan pemain yang usianya tidak sesuai. Hal seperti itu justru merusak pembinaan sepak bola usia dini,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Fadhil memberikan apresiasi kepada para pelatih yang telah membina atlet muda melalui program Pelatih Tangguh, salah satu program pembinaan olahraga yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Batanghari.

Menurutnya, kemampuan teknik dasar para pemain mulai menunjukkan perkembangan yang baik. Ke depan, para pelatih diharapkan lebih fokus mengembangkan kecerdasan bermain, kemampuan membaca situasi pertandingan, dan pengambilan keputusan di lapangan.

“Banyak pemain memiliki kemampuan teknik yang sangat baik, tetapi belum mampu membaca situasi pertandingan. Karena itu, kecerdasan bermain juga harus terus dilatih agar mereka tahu kapan mengambil keputusan yang tepat,” ujarnya.

Baca Juga :  Jadi Narasumber Pengawasan Daerah, Kajari Jambi Tekankan Koordinasi APIP dan Kejaksaan Dorong Penyelesaian Administrasi Pemerintah

Di akhir sambutannya, Fadhil mengucapkan selamat kepada seluruh peserta, baik yang meraih juara maupun yang belum berhasil menjadi pemenang. Ia berharap kompetisi tersebut mampu melahirkan pemain-pemain berkualitas yang dapat memperkuat Persebri Batanghari hingga bersaing di tingkat nasional.

Ia juga mengajak para orang tua untuk terus memberikan dukungan kepada anak-anak agar tetap konsisten berlatih dan mengembangkan kemampuan mereka.

Selain LIGRE, Pemerintah Kabupaten Batanghari bersama Persebri berencana menggelar Liga Sekolah pada akhir tahun 2026 sebagai bagian dari kesinambungan pembinaan sepak bola usia muda sebelum memasuki LIGRE Season 2027. (Adv)