Sekda Mula P. Rambe: Penanganan Geng Motor Jadi Tugas Bersama

BATANG HARI, BITNews.id – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Batang Hari mendorong penguatan sinergi lintas sektor dalam menangani aktivitas geng motor yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Penanganan geng motor dinilai tidak dapat dibebankan hanya kepada kepolisian. Pemerintah daerah, TNI, satuan pendidikan, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur terkait perlu terlibat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan.

Salah satu langkah yang dibahas ialah pelaksanaan patroli gabungan yang melibatkan kepolisian, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Perhubungan. Patroli tersebut dapat difokuskan pada waktu dan lokasi yang dinilai rawan, terutama pada akhir pekan.

Baca Juga :  Berkelas Internasional, Final Honda DBL DKI Series Digelar di Indonesia Arena

Selain pengawasan di ruang publik, peran satuan pendidikan juga dinilai penting dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap peserta didik. Dinas Pendidikan diharapkan dapat berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pemeriksaan barang bawaan siswa di sekolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pemerintah daerah juga didorong untuk memperkuat langkah pencegahan melalui kebijakan dan aturan yang mengatur aktivitas pelajar pada malam hari.

Baca Juga :  Tiga Polisi Warga SAD Binaan Kapolda Jambi Bantu Pembangunan Kampungnya

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batang Hari Mula P. Rambe mengatakan penanganan geng motor membutuhkan keterlibatan dan kerja sama seluruh pihak.

“Masalah geng motor ini merupakan tugas kita bersama. Kita harus bersama-sama melakukan upaya penanganan agar aktivitas geng motor di Kabupaten Batang Hari dapat diatasi,” kata Mula P. Rambe saat membuka Rapat Koordinasi Forkopimda dalam rangka Penanganan dan Penanggulangan Geng Motor di Kabupaten Batang Hari.

Rapat tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Batang Hari, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, Ketua Lembaga Adat Kabupaten Batang Hari, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Batang Hari, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Batang Hari, serta perwakilan siswa tingkat SMA di Kabupaten Batang Hari.

Baca Juga :  Tanamkan Disiplin Sejak Dini, 120 Anak TK Yayasan Makmur Al-Muthmainah Kunjungi Ditlantas Polda Jambi

Melalui rapat koordinasi tersebut, Forkopimda Kabupaten Batang Hari diharapkan dapat menyusun langkah bersama untuk mencegah aktivitas geng motor serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (Adv)