Danrem 042/Gapu: Semangat Pengabdian Tak Pernah Padam, Purna Tugas Bukan Berarti Purna Pengabdian

JAMBI, BITNews.id – Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin menegaskan bahwa berakhirnya masa dinas aktif bagi purnawirawan TNI dan Polri bukan berarti berakhir pula pengabdian kepada bangsa dan negara.

Hal itu disampaikan Danrem 042/Gapu saat menghadiri rangkaian peringatan HUT ke-67 PEPABRI Provinsi Jambi di Tugu Juang Kota Jambi, Senin (14/9/2026).

Menurut Danrem, keluarga besar PEPABRI memang telah menyelesaikan tugas kedinasan sebagai prajurit aktif. Namun, pengalaman, semangat juang, disiplin dan nilai-nilai pengabdian yang dimiliki tetap dapat diberikan bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Baca Juga :  Ketua DPRD Provinsi Jambi: Implementasi Pancasila Harus Dilakukan Secara Konsisten

“Para keluarga besar PEPABRI memang sudah purna tugas, tetapi belum purna pengabdian,” tegas Danrem.

Pernyataan tersebut sejalan dengan semangat HUT ke-67 PEPABRI tahun 2026 yang mengusung tema “Menguatkan Api Perjuangan dan Persatuan Bangsa.”

Danrem menilai, keberadaan PEPABRI memiliki arti penting dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai perjuangan. Para purnawirawan merupakan bagian dari sejarah perjalanan bangsa sekaligus sumber pengalaman yang dapat menjadi teladan bagi generasi penerus.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris dan BKN Regional VII Sepakati Penerapan Sistem Merit dan Manajemen Talenta

“Seragam boleh dilepas, masa dinas boleh berakhir, tetapi semangat pengabdian kepada bangsa dan negara tidak pernah berhenti,” tuturnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah rombongan ke TMP Satria Bhakti Jambi sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan. Setelah itu dilaksanakan upacara HUT ke-67 PEPABRI di Tugu Juang Kota Jambi.

Peringatan kemudian dilanjutkan dengan syukuran, pemberian penghargaan SL 5 Tahun, pemotongan tumpeng, pemberian tali asih kepada para sesepuh PEPABRI serta ramah tamah.

Baca Juga :  Hadiri Isra Miraj di Tebo, Abdullah Sani Mohon Didoakan Kelancaran Memajukan Provinsi Jambi

Momentum tersebut menjadi simbol kuatnya hubungan antara prajurit aktif dengan para purnawirawan. Perbedaan status kedinasan tidak memutuskan ikatan sebagai keluarga besar pejuang bangsa. (Penrem 042/GAPU)