Wabup Batang Hari Bahas Revitalisasi Benteng Tembesi dan Rencana Pembangunan Museum Sejarah

BATANG HARI, BITNews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang Hari terus mendorong pelestarian sejarah daerah melalui revitalisasi kawasan cagar budaya Benteng Tembesi dan rencana pembangunan museum sejarah.

Upaya tersebut dibahas Wakil Bupati Batang Hari, H. Bakhtiar, saat melakukan audiensi dengan Direktur Warisan Sejarah Kementerian Kebudayaan RI, Agus Widiatmoko, di Jakarta.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut audiensi sebelumnya dengan Direktur Sejarah dan Permuseuman yang menghasilkan sejumlah kesepakatan terkait proses realisasi pembangunan museum sejarah di Kabupaten Batang Hari.

Baca Juga :  Al Haris Hadiri Halal Bihalal Keluarga Kabupaten Sarolangun

Dalam audiensi kali ini, Bakhtiar secara khusus membahas program revitalisasi cagar budaya di kawasan bersejarah Benteng Tembesi. Revitalisasi tersebut menjadi salah satu tahapan teknis penting yang perlu dilakukan sebelum pemerintah daerah merealisasikan pembangunan museum sejarah di kawasan tersebut.

“Salah satu poin penting yang disepakati dalam audiensi tersebut adalah percepatan peningkatan status cagar budaya. Pemda dan Kementerian sepakat untuk segera menindaklanjuti berbagai langkah administratif dan teknis agar kawasan Pasar Kota Lama Tembesi dapat segera diusulkan dan ditetapkan menjadi Cagar Budaya Tingkat Nasional,” kata Bakhtiar.

Baca Juga :  Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan, Lapas Jambi Akan Gelar Tes Urine Serentak

Agus Widiatmoko menegaskan pentingnya langkah konkret dan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam proses tersebut.

Sebagai bagian dari tindak lanjut, Kementerian Kebudayaan akan memberikan pendampingan teknis, membantu penyusunan berkas kajian, serta mendukung perencanaan revitalisasi kawasan secara berkelanjutan.

Bakhtiar berharap seluruh tahapan teknis dapat segera diselesaikan sehingga kawasan cagar budaya Benteng Tembesi dapat direvitalisasi dan dikembalikan kelayakannya dengan tetap memperhatikan nilai serta karakter sejarah kawasan tersebut.

Baca Juga :  Polisi Rimba Ajak Anak SAD Jambi Bersekolah untuk Angkat Derajat Keluarga

“Ke depannya, kawasan cagar budaya yang telah direvitalisasi ini akan terintegrasi langsung dengan bangunan museum sejarah yang diproyeksikan menjadi pusat edukasi, wisata sejarah, sekaligus ikon kebanggaan masyarakat Bumi Serentak Bak Regam,” ujar Bakhtiar. (Adv)