JEMBER, BITNews.id – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jember terus berupaya memberikan nilai tambah bagi keluarga peserta melalui program PEKA (Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian).
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan pembuatan jamu yang dilaksanakan di Ruang Rapat BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jember dengan melibatkan kurang lebih 20 ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Kegiatan ini menghadirkan Kedai Hayati Bang Joel Jember sebagai penyedia pelatihan yang memberikan pembekalan keterampilan kepada para peserta dalam mengolah bahan-bahan herbal menjadi produk jamu.
Pelatihan ini diharapkan dapat membuka wawasan dan memberikan keterampilan praktis yang berpotensi dikembangkan menjadi peluang usaha mandiri.
Dadang Komarudin selaku Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jember menyampaikan bahwa Program PEKA merupakan bentuk kepedulian BPJS Ketenagakerjaan dalam mendorong pemberdayaan ekonomi dan kemandirian keluarga ahli waris peserta.
Melalui program ini, ahli waris tidak hanya mendapatkan manfaat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, tetapi juga didorong untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan keterampilan, serta menciptakan peluang ekonomi yang produktif.
Dalam pelatihan tersebut, para peserta memperoleh pengetahuan mengenai pembuatan jamu yang dapat menjadi salah satu alternatif usaha rumahan.
Keterampilan ini diharapkan menjadi modal awal bagi para ahli waris untuk mengembangkan usaha sesuai dengan kemampuan dan potensi masing-masing, sehingga dapat membantu meningkatkan pendapatan serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jember berharap kegiatan PEKA dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi para peserta.
Dengan adanya pembekalan keterampilan, para ahli waris diharapkan semakin termotivasi untuk berwirausaha, mengoptimalkan potensi yang dimiliki, serta membangun kemandirian ekonomi secara bertahap.
“Melalui program PEKA, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jember menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan pemberdayaan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas dan kesejahteraan keluarga peserta. Sinergi dengan pelaku usaha lokal, seperti Kedai Hayati Bang Joel Jember, juga menjadi bagian penting dalam mendukung transfer keterampilan yang dapat diterapkan langsung oleh masyarakat”, ujar Dadang.
Dengan demikian, BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya hadir memberikan perlindungan melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan, tetapi juga berupaya mendorong terciptanya keluarga ahli waris yang lebih berdaya, produktif, dan mandiri secara ekonomi. (*)
